Home / Kota Serang

Kamis, 4 Februari 2021 - 08:31 WIB

Badak Banten Perjuangan Soroti Dugaan Pungli Di Sekolah MTs

Suara45.com-Badak Banten Perjuangan menyoroti dugaan Pungutan Liar (Pungli) terhadap siswa di sekolah MTs Negeri 1 Kota Serang.

Berdasarkan menurut data yang di miliki Badak Banten Perjuangan,
bahwa pungutan kepada siswa bervariasi.dari mulai 300 ribu hingga sampai 500 ribu.

“Dari data yang kita peroleh dari para orangtua yang mengeluhkan
Untuk siswa kelas VII sebesar Rp 460.000,-, kelas VIII 320 dan siswa kelas XI sebesar Rp 500.000,-.”kata Ketua Umum Badak Banten Perjuangan Eli Sahroni kepada wartawan, Rabu (3/2/2021).

Atas dasar itu, Eli meminta agar Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kemenag Banten dan Kakan Kemenag Kota Serang segera memerintahkan kepala madrasah tersebut untuk menghapuskan pungli. Karena tindakan ini menambah kesusahan masyarakat di tengah tekanan ekonomi akibat pandemi Covid ini.

“BB Perjuangan meminta agar seluruh pungli itu dihentikan, yang sudah sempat dikutip segera dikembalikan ke orang tua siswa. Bisakah sekolah menunjukkan empatinya atas penderitaan masyarakat akibat tekanan wabah pandemi Corona ini?,” ujarnya.

Baca Juga..!!  Dua Pemuda Penyalahgunaan Narkoba di Amankan Satresnarkoba Serang Kota

Dikatakan Eli Persoalan ini seharus menjadi perhatian serius bagi Kementerian Agama ,sebab sekolah-sekolah umum di bawah Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini sudah semakin membaik dengan minimnya dugaan praktik pungli.

“Saya berharap, jika para pengelola sekolah tersebut tetap membandel, dengan terus menyusahkan orang tua siswa dengan praktik pungli, aparat penegak hukum harus segera bertindakkarena ini dapat meresahkan masyarakat apalagi ditengah pandemi ini”tandasnya.

Sementara dilansir dari BE Kepala MTs Negeri 1 Kota Serang, Umi Kulsum Umayah tidak menampik ihwal pungutan tersebut. Namun ia mengaku bahwa pungutan itu merupakan hasil musyawarah Komite bersama orang tua siswa.

Baca Juga..!!  Disdukcapil Kota Serang Jemput Bola Kegiatan Perekaman E-KTP Bagi Pemula Di Griya Permata Asri

“Bahkan pembayaran dan pengelolaannya pun langsung pihak komite. Sekolah hanya mengusulkan program unggulan yang pembiayaannya yang tak tercover oleh dana BOS,” katanya.

Kendati demikian, kata Umi, untuk lebih teknisnya, menyarankan agar langsung konfimasi dengan pihak komite sekolah.

Senada, Ketua Komite MTsN 1 Kota Serang, Hidayat menjelaskan bahwa sumbangan itu merupakan hasil kesepakatan bersama orangtua siswa. Saat itu sempat ada SKB 4 Menteri soal sekolah tatap muka, tetapi dalam perjalannya tidak jadi, dan surat sudah menyebar.

“Tapi soal sumbangan harus persetujuan orang tua, jadi tetap kita rapat bersama perwakilan orang tua dengan memperhatikan Prokes,” ungkapnya.

Menurutnya memperoleh sumbangan dari orang tua siswa dibolehkan selama dilakukan persetujuan.

“Di PMA No 16 tahun 2020 menyatakan bahwa partisipasi orang tua siswa itu dibolehkan,” paparnya. (Red)

Bagikan :

Baca Juga

Diduga Jadi Korban Pembantaian,Dua Orang Tewas Dan Satu Kritis

Kota Serang

Diduga Jadi Korban Pembantaian,Dua Orang Tewas Dan Satu Kritis
Tuntut Keadilan, Badak Banten Grudug Kantor Verena Multi Finance

Kota Serang

Tuntut Keadilan, Badak Banten Grudug Kantor Verena Multi Finance

Kota Serang

Ditresnarkoba Polda Banten Berhasil Ungkap Pelaku Praktek Kecantikan Ilegal

Kota Serang

Pemberlakuan PSBB Di Kota Serang Mulai 10 September 2020
DPD Badak Banten Gugat PT.Verena Ke PN Serang Dan Aksi Demo Siap Di Gelar

Kota Serang

DPD Badak Banten Gugat PT.Verena Ke PN Serang Dan Aksi Demo Siap Di Gelar
Pake Narkoba Di Pinggir Jalan Warga Unyur Di Tangkap Polisi

Kota Serang

Pake Narkoba Di Pinggir Jalan Warga Unyur Di Tangkap Polisi
Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang

Banten

Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang
DPD IKM (Ikatan Keluarga Minang) Kota Serang Resmi Terbentuk

Banten

DPD IKM (Ikatan Keluarga Minang) Kota Serang Resmi Terbentuk