Home / Tangerang

Senin, 25 Januari 2021 - 19:25 WIB

BUMDes Desa Patrasana Kecamatan Kresek Bangkrut, Aset Tidak Bersisa, Anggaran 400 Juta Di Duga Sia-Sia

Suara45 | Tangerang – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Patrasana kecamatan Kresek kabupaten tangerang yang menggunakan anggaran sebesar 400 juta, usaha yang bertujuan untuk membantu pendapatan desa dan mensejahterakan masyarakat itu kini tinggal kenangan.

Kepala Desa Patrasana, M Sobri mengatakan, “Mengenai kepengurusan yang lama, saya sudah memanggil berkali kali, mereka belum melaporkan pertanggungjawaban ke Desa, dan mereka sudah dipanggil oleh DPMPD dan Pemdes kabupaten Tangerang untuk mempertanggungjawabkan, terkait kelanjutannya saya tidak tahu, dan saya tidak mau tahu karena saya akan tetap mendirikan kembali BUMDes yang baru dengan pengurusan yang jelas dan anggaran yang jelas”, ujar Kades.

Ketua BUMDes Bayi Sobari menjelaskan ke Suara45 (25/01/2021) “usaha ini kami pergunakan usaha simpan pinjam, awalnya lancar tapi berikutnya tiba tiba terkesan serentak tidak mau bayar hingga akhirnya merugi, lalu sebagian dana kami perbantukan untuk peternakan dan pertanian tapi lagi lagi kami mengalami kerugian”, ujarnya.

Baca Juga..!!  Nisa Bocah 4 Tahun Asal kp Sasak RT 05 RW 02 Desa Klutuk Mekar Baru Membutuhkan Bantuan Uluran Tangan dari Pihak Pemerintah.

Ketika ditanyakan terkait Modal 300 Juta dan penambahan modal tambahan 100juta, berikut pembangunan gedung BUMDes sebesar 40Juta, Bayi mengatakan, mengenai pembangunan gedung BUMDes saya tidak tahu, tapi untuk keseluruhan Modal betul, katanya.

Ketika Suara45 menanyakan sisa Aset, ketua BUMDes mengungkapkan bahwa aset sudah dijaminkan kepada yang punya kontrakan, karena usaha terakhir kami penyaluran sembako (BPNT) dan tiba tiba diambil oleh Desa dengan kepemimpinan yang baru, sehingga sudah tidak ada lagi usaha, jadi kontrakan tidak terbayar, katanya.

Baca Juga..!!  Ini Empat Pesan Kapolresta Tangerang Kepada Calon Kades Di Dua Kecamatan

Sementara itu Anri Saputra Situmeang dari LBH SITUMEANG mengatakan, mengenai kerugian modal usaha BUMDes itu harus dibarengi dengan bukti dan laporan yang jelas, karena semua pasti ada pembukuan dan seharusnya bisa ditelusuri, mengenai pembangunan gedung BUMDes sebesar 40 juta harus ditelusuri kemana anggaran tersebut, ucapnya.

Kami akan laporkan sebagai efek jera, agar tidak adalagi yang menganggap main main dengan dana BUMDes, saya juga meminta kepada Kementrian Desa agar tidak terlalu mudah mencairkan kembali dana BUMdes sebelum ada pelaporan dan pertanggungjawaban dari pengurus yang lama, tutup Anri.(Anthoni)

Bagikan :

Baca Juga

Tangerang

Kapolresta Tangerang Kunjungi Kampung Tangguh Di Desa Pasirampo Kecamatan Kresek

Tangerang

Hari Ke-5 Penanganan Covid-19, Dapur Umum Koramil 09/Mauk Bagikan 150 Nasi Bungkus

Tangerang

Sebanyak 180 Kk Warga Desa Jayanti Kec. Jayanti Tangerang Terima DDS Tahun 2020.
Terpilih Secara Aklamasi, Rustam Effendi Kembali Pimpin Serikat Buruh di Kab Tangerang

Tangerang

Terpilih Secara Aklamasi, Rustam Effendi Kembali Pimpin Serikat Buruh di Kab Tangerang
Eksekusi Lahan Seluas 5360M2  Di Tegalsari Tigaraksa Berjalan Lancar

Tangerang

Eksekusi Lahan Seluas 5360M2 Di Tegalsari Tigaraksa Berjalan Lancar
Bupati Zaki Ajak Praktisi Hotel Dan Restoran Petakan Destinasi Wisata

Berita

Bupati Zaki Ajak Praktisi Hotel Dan Restoran Petakan Destinasi Wisata
Pelantikan Ketua Tim PKK Di Tiga Desa Kecamatan Tigaraksa

Tangerang

Pelantikan Ketua Tim PKK Di Tiga Desa Kecamatan Tigaraksa

Tangerang

Satpol PP Kec Balaraja Diduga Mandul, Pedagang Kaki Lima Berjejer Dibawah Peringatan Dilarang Berjualan