Home / Tangerang

Jumat, 22 Januari 2021 - 07:02 WIB

Dana BUMDes Desa Peusar Panongan 350 Juta, Kemana Hasil Dan Keuntungannya Bagi Masyarakat

Kantor BUMDes Desa Peusar Kecamatan Panongan Mati Suri, Rabu (20/01/2021)

Kantor BUMDes Desa Peusar Kecamatan Panongan Mati Suri, Rabu (20/01/2021)

Suara45 | Tangerang – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Peusar Kecamatan Panongan menganggarkan bantuan modal senilai 350 Juta Rupiah di tahun 2018.

Menurut keterangan Kepala Desa Peusar Dede Nurhadi dan didampingi Sekretaris Desa Suparja mengatakan, “bantuan modal tersebut dipergunakan oleh pengurus BUMDes untuk membuka usaha toko sembako dan lainnya.

Dan Kepengurusan BUMDes saat ini sudah berakhir, kami belum menerima laporan pertanggungjawabannya, ucap Kepala Desa.

Sementara itu Ketua BUMDes dan juga seorang PNS di bagian Pendidikan ini mengatakan, kepengurusan saya habis di bulan desember 2020 tapi hingga saat ini belum juga terbentuk kepengurusan baru.

Baca Juga..!!  Sistem Drainase Buruk Diduga Penyebab Air Menggenang Di Jalan Raya Serang KM 32 Desa Sumur Bandung Jayanti

BUMDes ini seharusnya berjalan, hanya saja tidak ada yang menjaga, kami sudah meminta ke Kepala Desa terpilih yang baru tapi belum ada tanggapan, ucapnya.

Ketika Suara45 mempertanyakan sisa aset, ketua Bumdes mengatakan ada sekitar 35jutaan, ucapnya Rabu (20/01/2021).

Anri Saputra Situmeang SH MH, Direktur LBH SITUMEANG mengatakan, “Tujuan didirikannya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yaitu sebagai upaya dalam memberdayakan masyarakat desa, usaha produktif yang dilakukan untuk pengentasan kemiskinan, mengurangi pengangguran serta meningkatkan kemandirian dan penguatan ekonomi desa.

Tapi BUMDes di Desa Peusar Panongan ini patut dipertanyakan, karena anggaran yang dikeluarkan sangat besar yakni Rp 350 Juta.

Baca Juga..!!  BINA WILAYAH/KUNJUNGAN KERJA TP PKK KABUPATEN TANGERANG DI KECAMATAN GUNUNG KALER

Harus ada laporan pertanggungjawaban, jadi jangan dianggap remeh terkait BUMDes, ucap Anri yang juga aktifis Sosial di kabupaten Tangerang ini.

Terkait Ketua BUMDes yang PNS menurut Anri, Hingga saat ini belum ada peraturan khusus yang mengatur hal tersebut. Akan tetapi, jika dilihat kembali tujuan dari pendirian Bumdes salah satunya adalah untuk membuka lapangan kerja. Oleh karena itu pengelolaan Bumdes baiknya diutamakan diserahkan kepada masyarakat desa yang belum memiliki pekerjaan tetap dengan tetap memperhatikan kualitas dari calon pengelola tersebut beserta persyaratan lainnya sesuai yang ditetapkan dalam AD/ART Bumdes.(AR)

Bagikan :

Baca Juga

Banten

Untuk Memutus Rantai Virus Covid-19 Desa Pagenjahan Melaksanakan Giat Kebersihan.

Tangerang

Hari Ke-5 Penanganan Covid-19, Dapur Umum Koranil 09/Mauk Bagikan 150 Nasi Bungkus
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat

Tangerang

215 Ribu Penerima BLT Dalam Pendataan RT/RW, Hanya 176 Ribuan Valid Setelah Di Cleaning Dukcapil Kab Tangetang
UNTUK KEDUA KALI NYA PENGECORAN PENINGKATAN JEMBATAN BOJONG LOA DI DUGA TIDAK ADA PENGAWASAN

Tangerang

UNTUK KEDUA KALI NYA PENGECORAN PENINGKATAN JEMBATAN BOJONG LOA DI DUGA TIDAK ADA PENGAWASAN
Bidan Dan Kader Kesehatan Kecamatan Gunung Kaler Adakan Senam Sehat

Berita

Bidan Dan Kader Kesehatan Kecamatan Gunung Kaler Adakan Senam Sehat

Tangerang

Forum LSM ORMAS MEDIA Jayanti, Dirikan Posko Peduli Bencana
Pemkot Tangerang Dorong Percepatan Pembangunan PSEL

Tangerang

Pemkot Tangerang Dorong Percepatan Pembangunan PSEL

Tangerang

Operasi Yustisi di Pasar Gembong Balaraja Tangerang.