Home / Tanggamus

Kamis, 28 Januari 2021 - 12:09 WIB

Di Duga Pungli Oknum Kepala Sekolah SMAN1 Kelumbayan, LSM MP3 Lapor Kejari

Suara45 | Tanggamus – Kepala sekolah SMAN1 Kelumbayan diduga tidak mematuhi peraturan yang telah ditetapkan pemerintah, dimana tidak diperbolehkan bagi setiap sekolah untuk melakukan pengutipan uang terhadap siswa.

Namun hal ini tampaknya tidak diindahkan oleh Suprapto Selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Kelumbayan , dimana dengan diduga seenaknya saja membuat kebijakan mengutip uang kepada siswa 1100.000/perorang dengan dalil untuk sumbangan tanpa memperhitungkan efek samping dan resiko hukum yang akan dihadapinya.

Hal ini dikatakan salah satu orang tua siswa yang tak mau disebut namanya kepada awak media, dirumahnya.

“Sebenarnya kami tidak senang dengan pungutan ini namun kami takut nantinya anak kami ditekan di sekolah, akhirnya mental anak kami menurun dan merasa malu, mau tidak mau harus kami bayar dan apabila tidak kami bayar anak kami katanya tidak bisa ujian semester. Bahkan kami tidak tau kapan ini dirapatkan,” tuturnya.

Baca Juga..!!  Dugaan Pungli Di SMAN 1 Kelumbayan, Ketua Komisi IV DPRD Kab Tanggamus Angkat Bicara

Kegiatan ini tentunya sudah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan gratis wajib hukumnya atau Wajib belajar 9 tahun diatur Permendikbud Nomor 47 Tahun 2008. dan Perpres No 87 Tahun 2016 Tentang Saber Pungli (pungli)

Menanggapi dugaan pungli tersebut, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) MP3 Arpan Mengatakan“Tentu ini sangat kita sayangkan ya, seharusnya tidak ada lagi kutipan-kutipan seperti itu apalagi sekarang masih dalam Pandemi Covid-19 .

Lsm Masyarakat Pemantau, Pendidikan dan Pembangunan(MP3) Kabupaten tanggamus. Berdasarkan Temuan, itu MP3 bahwa di sekolah menangah atas (SMAN1)Kelumbayan . Diduga ada pungutan liar (Pungli) pepres nomor 87 tahun 2016 tentang saber pungli,

Lsm mp 3 Lsm mp3.sudah melaporkan. Kepada Kejari Tanggamus dengan nomor surat 169/mp3/Tgms /lp/X11/2020 yang diduga ada pungutan liar (pungli) sebesar RP1.100.000 /siswa dan. Pembayaran SPP. RP100/bulanserta ada pemotongan. Dana PIP. Sebesar RP200.000/siswa.

Baca Juga..!!  Jelang Operasi Zebra Krakatau 2020, Polres Tanggamus Gelar Latihan Praops

Sementara itu Suprapto Selaku Kepala sekolah SMAN1 Kelumbayan saat di komfirmasi terkait kutipan tersebut Membenarkan bahwa kutipan dana sebesar “Rp1100,000 itu adalah hasil rapat mereka(komite) yang di ketuai pak ikbal, pak Toni kalau kegunaan nya itu bermacam macam diantaranya , untuk Sapras itu antara lain untuk melanjutkan pembangunan pemagaran tidak ada pemagaran dari pamerintah terus untuk bayar guru honor , sementara tenaga honor di SMAN1 Kelumbayan 28 Orang yang negeri 8 orang jadi 20 guru tenaga honor dengan siswa 113.

dan untuk kutipan SPP sebesar Rp100,000 perbulan utama nya untuk pembayaran guru honor nya untuk biaya operasional mereka ,untuk siswa yang baru masuk itu ada sumbangan sebesar Rp1100,000 tidak semua di minta , karena yang rapat komite saya tahu kalau ada rapat , katanya,(Idham)

Bagikan :

Baca Juga

Tanggamus

Kapolres Tanggamus Hadiri Rapidtest Massal di Pasar Kota Agung

Tanggamus

Gabungan Polres Tanggamus dan TNI Gelar Pendisplinan Prokes di Tiga Titik Kota Agung

Tanggamus

Polsek Wonosobo Tangkap Pelaku Penusukan di Pekon Sinar Saudara

Tanggamus

LKS Alamanda Bersama ACT Lampung Distribusikan Hewan Qurban Untuk Penyandang Disabilitas 

Tanggamus

Alvin Ramadhan, Anak Tujuh Tahun Penderita Bocor Jantung Di Kec Kotaagung Butuhkan Bantuan

Tanggamus

Klinik Alhafa Medika Kota Agung Diduga Ceroboh, Keluarga Pasien Siap laporkan ke berwajib

Tanggamus

Hampir 4 Jam Inafis Polres Tanggamus dan Bidlabfor Identifikasi Kebakaran BPD Lampung Kota Agung
Ancam Dan Tarik Paksa Sepeda Motor, Dua Orang Debt Kolektor Di Tanggamus Di Tangkap Polisi

Lampung

Ancam Dan Tarik Paksa Sepeda Motor, Dua Orang Debt Kolektor Di Tanggamus Di Tangkap Polisi