Home / Lebak

Kamis, 21 Januari 2021 - 22:44 WIB

Dinilai Kurang Transparan, Relawan KPN Akan Laporkan Kejaksaan Lebak Ke Komisi Kejaksaan RI

Suara45.com-Relawan Komite Penggerak Nawacita (KPN) Akrom Saleh Akib, akan melaporkan Kejaksaan Negeri Lebak ke Ombudsman atau Komisi Kejaksaan RI.Hal itu dk sampaikan lantaran ia menilai Kejaksaan Negeri Lebak kurang transparan dan keterbukaan terhadap publik dalam penanganan kasus korupsi yang di tanganinya.

“Kejaksaan Lebak harus membuka seluruh informasi publik terkait perkara korupsi yang ditangani instansinya. Nanti, kita akan laporkan ke Ombudsman atau Komisi Kejaksaan RI”ucap Komite Penggerak Nawacita (KPN) Akrom Saleh Akib kepada media, (21/1/2020)

KPN dalam hal ini, menerima banyak informasi dan aduan tentang kesulitan masyarakat Lebak ataupun media dalam mengakses informasi dari Kejaksaan terutama penanganan kasus di 2020. Kata Akrom, seharusnya instansi Kejaksaan Lebak bisa terbuka dalam mempublikasikan informasi yang ditangani ke publik.

Baca Juga..!!  Adanya HID, Tiga Kampung Di Leuwidamar Sangat Terbantu

“Nanti, kita minta ICW ( Indonesia Corruption Watch-red) untuk menyorotinya. Sehingga instansi tersebut bisa transaparan dalam penanganan kasusnya pertahun berapa yang ditanganinya.”jelas Akrom.

Padahal, kata Akrom, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyoroti kinerja Kejaksaan terutama dalam penanganan korupsi yang harus bisa mengembalikan keuangan negara. Akrom menyebut, Kejaksaan sebagai pemegang kuasa pemerintah harus bekerja keras untuk membela kepentingan negara sesuai yang dikatakan Presiden.

Baca Juga..!!  Begini Doa Yang Di Sampaikan Warga Disabilitas Kepada Bupati Lebak

Untuk itu, kata Akrom, agar kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum harus ditingkatkan. Menurut Akrom, kejaksaan merupakan institusi terdepan dalam penegakan hukum dan pencegahan korupsi.

“Kiprah kejaksaan adalah wajah pemerintah, serta wajah kepastian hukum di mata masyarakat dan mata internasional.”turur Akrom.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak, Koharudin, saat di konfirmasi wartawan melalui pesan whats Appnya belum bisa merilis dan memberikan keterangan terkait berapa kasus untuk tahun 2020 yang sudah ditanganinya.

“Nanti saya koordinasikan dulu ke pimpinan, karena pimpinan masih rapat di Kejati.”singkatnya.(7MR/1K)

Bagikan :

Baca Juga

Hayu Urang Ramekeun”SEBA BADUY”Ngarumat Warisan Budaya Ngahontal Karaharjaan

Lebak

Hayu Urang Ramekeun”SEBA BADUY”Ngarumat Warisan Budaya Ngahontal Karaharjaan

Lebak

Sambut Tahun Baru Islam ,DKM Daarul Barokah perum BIP Adakan Kegiatan Lomba Keagamaan
Darurat Anak Dan Perempuan, PMII Lebak Gelar Aksi Unjuk Rasa

Lebak

Darurat Anak Dan Perempuan, PMII Lebak Gelar Aksi Unjuk Rasa

Lebak

Rohimah Sampaikan Maaf Kepada Perangkat Desa Daroyon

Lebak

Soal Penonaktifan BPJS Warga Cimarga,Begini Tanggapan Anggota DPRD Lebak

Lebak

Agen Penyalur BPNT Dari PT.AAM Di Sukaraja Di Soal Badak Banten
Pemkab Lebak Bekerjasama Dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Canangkan Gerakan Makan 100 Juta Telur

Lebak

Pemkab Lebak Bekerjasama Dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Canangkan Gerakan Makan 100 Juta Telur

Lebak

Kades Baros Tidak Tahu Ada Kegiatan Proyek Sumur Dangkal