Home / Serang

Senin, 25 Januari 2021 - 21:23 WIB

Dugaan Ada Pemotongan, Dana Bantuan Operasional Pesantren (BOP) Di Kabupaten Serang Di Pertanyakan

Suara45 | Banten – Dana Bantuan Operasional Pesantren (BOP) dari Kementrian Agama (Kemenag) RI, akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak pihak. Sebab, realisasi dana bantuan di lapangan di duga banyak yang bermasalah, bahkan pondok pesantren penerima bantuan ada yang berlipat dalam satu tahun dua kali cair, yakni tahap dua Rp.40.000.000 dan tahap tiga 40,000.000 tahun 2020. Senin 25 Januari 2021.

Salah satu penerima BOP tersebut yaitu Pondok Pesantren (Ponpes) Inayatul Mubtadiin, pimpinan Ustad Husen yang berada di Kampung Sulung, Desa Tambiluk, Kecamatan Petir. Kabupaten Serang.

Saat dikonfirmasi awak media, minggu 24 /01/2021, Dafi selaku pengurus Pondok yang juga menantu Ustad Husen Pimpinan Pondok, membenarkan menerima BOP ponpes dua kali di tahun 2020, dengan nominal yang sama.

“Dana sebesar 40 juta yang saya cairkan hanya diterima 25 juta yang 15 jutanya di ambil oleh tenaga tehnik lapangan ( TTL ) yaitu ustad Abadi jaya, itupun yang 5 juta diambil juga, katanya buat operasional. jadi saya hanya menerima 20 juta dan uangnya sudah dipakai beli sound sistem dan kitab untuk kebutuhan santri,” ungkap Dafi.

Baca Juga..!!  63 Pasutri Di Kecamatan Kibin Kab Serang Ikuti Sidang Isbat Nikah Massal

Sementara di tempat terpisah, ketika dikonfirmasi wartawan dikediaman Ustad Asja, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP). Ustad Abadi Jaya, selaku TTL mengakui semuanya namun ia berkilah bahwa semua atas dasar kesepakatan bersama. Selain itu ada kegiatan yang membutuhkan dana yang besar yakni membangun Kantor FSPP Provinsi Banten.

“Kembali kepada pihak pondok pesantren yang faham dilapangan, selain itu ada yang perlu disiapkan untuk LPJ, setelah itu sesuai dengan kebutuhan yang dibelanjakan, kalau kesepakatan kemarin dari FSPP, karena kita punya tanggungan bersama. Yaitu, salah satunya karena kita sedang punya hajat besar membangun gedung FSPP Provinsi Banten,” bebernya.

Disinggung soal uang yang 15 juta dan yang 5 juta dari BOP pondok pesantren dan salahsatunya dari Pondok Pesantren Inayatul Mubtadiin. Abadi Jaya, mengaku uang itu dipinjam oleh FSPP.

Baca Juga..!!  Ciptakan Kamtibmas Personil Ditsamapta Intens Patroli Dini Hari

“Benar dana itu kita pinjam dulu karena FSPP banyak hutang, kita pinjam untuk nutupin hutang ke presidium, nanti bulan 2 akan kami kembalikan setelah pencairan Bangub, sehubungan hasil rapat cairnya diundur bulan 3, tetapi mau dari manapun bulan 2 akan kami kembalikan karena kami sudah janji akan mengembalikan bulan dua,” tuturnya.

Menyikapi persolan tersebut, Dani Hamdani Humas Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) mengatakan pihaknya sangat menyayangkan kejadian seperti ini, menurutnya dana operasional tersebut seharusnya dipergunakan untuk kepentingan pondok pesantren bukan untuk kepentingan lain.

“Dengan adanya dugaan pemotongan dalam dana bantuan operasional pesantren yang diduga dilakukan oleh oknum TTL tersebut, kami mendesak pihak aparat penegak hukum segera dapat mengambil tindakan, karena ini salahsatu bentuk penyalahgunaan yang bisa berakibat pada kerugian negara. Kalau ini dibiarkan akan banyak ponpes yang dirugikan,” pungkasnya.

Reporter : hery opung.

Bagikan :

Baca Juga

Serang

Siap Menangkan Tatu-Pandji, Ini Aspirasi Warga Baros
Polsek Pabuaran dan TNI, Bhakti Sosial Peduli Dampak Covid 19.

Polda Banten

Polsek Pabuaran dan TNI, Bhakti Sosial Peduli Dampak Covid 19.
Kabid Propam Polda Banten Pantau dan Cek Kesiapan Petugas Pos Pam dan Mako

Berita

Kabid Propam Polda Banten Pantau dan Cek Kesiapan Petugas Pos Pam dan Mako

Serang

Sepeda Motor Wartawan di Kota Serang Raib Dicuri

Serang

Satgas Kabupaten Serang Razia Prokes dan Bagikan 50 Ribu Masker
KabidHumas Polda Banten Syukuran Ultah Dengan Family Gathering Bersama Anggotanya

Berita

KabidHumas Polda Banten Syukuran Ultah Dengan Family Gathering Bersama Anggotanya
DP3AKKB Provinsi Banten Jalankan Perintah Gubernur Banten Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19

Serang

DP3AKKB Provinsi Banten Jalankan Perintah Gubernur Banten Berikan Bantuan Kepada Warga Terdampak Covid-19
Proyek  Diduga “Siluman” Bangunan Gedung SP3T  di Kel. Sawah Luhur Kasemen

Serang

Proyek Diduga “Siluman” Bangunan Gedung SP3T di Kel. Sawah Luhur Kasemen