Home / Bekasi

Sabtu, 20 Februari 2021 - 17:18 WIB

Imam, Tokoh Masyarakat Cibeurem Minta Bupati Bogor Dan Walikota Bekasi Jangan Tutupi Dugaan Pelanggaran Prokes

Keterangan gambar : Saat Muspika Cisarua mendatangi vila
 (Gambar Bawah) 
Imam tokoh masyarakat setempat

Keterangan gambar : Saat Muspika Cisarua mendatangi vila (Gambar Bawah) Imam tokoh masyarakat setempat

Bekasi I Suara45 – Menindaklanjuti pemberitaan edisi lalu, terkait dugaan pelanggaran prokes yang di lakukan WaliKota Bekasi Rahmat Efendi di vila pribadinya pada awal bulan Febuari 2021 menuai kecaman & kritikan dari tokoh masyarakat dan praktisi hukum.

Dimana Sajekti Rubiah SE selaku KaBag Humas PemKot Bekasi melakukan Hak Jawab nya dengan No 488/239/setda-Hum tgl 15 Februari 2021 tentang Klarifikasi & permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Pada surat hak jawab tersebut pada poin 2 dikatakan, pertemuan itu bukan bukan sebuah pesta ulang tahun, namun Wali Kota Bekasi Rahmat Efendi menyampaikan sedikit arahan nya dalam pertemuan singkat yang santai tentang penyelenggaraan pemerintah daerah kota bekasi di lanjutkan acara ramah tamah.

Pada point ke 6, Kehadiran Camat Cisarua, Deni Humaidi & jajaran Muspika Kecamatan Cisarua guna menindak lanjuti pengaduan warga, karena ada aktivitas kegiatan tersebut yang di duga mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Imam salah satu tokoh masyarakat yang di wawancarai suara45 mengatakan, Bupati Ade Yasin & muspika cisarua jangan menutupi kejadian ini, jangan mentang – mentang yang melakukan salah itu pejabat jadi di duga tutup – tutupi, ujar imam

Di katakan imam, Aturan berlaku bukan untuk masyarakat atau orang awam saja, tetapi berlaku pada semua baik itu pejabat, jendral, atau pun presiden semua sama di mata hukum katanya dengan nada kesal

Masih menurut Imam, Walikota Bekasi Rahmat Efendi juga harus gentleman, dia itu juga termasuk sumber hukum di wilayahnya, dan seorang pemimpin harus berani mempertanggung jawabkan perbuatannya, jangan hanya meminta maaf, & mengelak bahwa kegiatan yang di vila milik pribadinya bukan kegiatan pesta ultahnya, Ucap Imam

Baca Juga..!!  Di Duga Tidak Miliki IMB, KOMPI LAPORKAN RESMI DUA GEDUNG RSUD KAB BEKASI

Di tambahkan Imam, kalau memang kegiatan di vila nya bukan acara Ultah melainkan acara kedinasan, buktikan dengan dokumentasi (foto atau video) nya, Lagian ngapain mengadakan kegiatan yang mengundang kerumunan orang bukan di wilayahnya, kenapa di adakan disini, perlu di ketahui Kab Bogor sudah yang ke 10 kalinya perpanjang PSBB, imbuh Imam

Terpisah Dicky Ardi SH. MH praktisi Hukum saat di minta komentar nya mengatakan, Polri dalam hal ini Polda Jabar tidak boleh tebang pilih dalam penegakan hukum atas dugaan pelanggaran Prokes covid-19 yang di duga dilakukan oleh walikota bekasi terkait acara ulang tahunnya Yg digelar di sebuah Villa di Cisarua Bogor pada tanggal 11 Februari 2021 kemarin. Ujar nya

di katakan Dicky, Polda Jabar harus melakukan penyelidikan terkait hal tersebut dengan dugaan melanggar Pasal 93 Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan UU Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular sebagaimana juga di terapkan kepada HRS Yg saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran prokes, agar masyarakat tidak tercedrai rasa keadilannya. Kesamaan dihadapan hukum (Equality before The Law) harus benar-benar harus ditegakan. Ucap nya

Masih menurut Dicky, Terlebih lagi Rahmat Effendi sebagai Walikota bekasi yang juga menjabat sebagai ketua gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sangat tidak memberikan contoh Yg baik terhadap masyarakat khususnya warga bekasi. dimana di berbagai daerah angka positif covid -19 semakin melonjak dan di berbagai daerah dan juga pusat sedang mencurahkan segala daya upaya untuk menekan laju penularan covid -19, beliau sebagai walikota dan sekaligus ketua gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 malahan menggelar acara ulang tahun di tengah pandemi dan di tengah keprihatinan masyarakat yang kesulitan ekonomi dalam menghadapi pandemi covid-19. Ungkap nya

Baca Juga..!!  Terkait di Duga Tidak Memiliki IMB dan Kosong nya Kursi Direktur RSUD Cibitung, KOMPI KOREKSI KINERJA BUPATI

Masih di tambahkan Dicky, Terkait surat Hak Jawab nomor 488/239/Setda-Hum tertanggal 15 Februari 2021 hanya sebagai klarifikasi dan permintaan maaf atas kejadian tersebut tanpa disertai bukti-bukti Foto atau video.

Terlebih yang perlu digaris bawahi pada poin 6 surat tersebut di akui pula bahwa kehadiran camat Cisarua dan satgas dan jajaran Muspika kecamatan Cisarua adalah berdasarkan pengaduan masyarakat yg merasa resah dan merasa terganggu dengan adanya acara tersebut, artinya kegiatan tersebut sudah pada tingkat meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga di era pandemi covid ini.

Pada Intinya Polri dalam hal ini Polda Jabar harus tegas dan tuntas mengusut kejadian ini sesuai aturan hukum yang berlaku dan ketua gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 pusat pun harus bertindak hal Yg sama, dan jika terbukti harus ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku dan beliau selaku walikota dan ketua gugus tugas Percepatan Penanganan COVID-19 harus berjiwa kesatria dan memberikan contoh kepada masyarakat dengan mempertanggung jawabkan di muka hukum. Tutup Dicky
( hisar )

Bagikan :

Baca Juga

Bekasi

KAMPAK Laporkan Ke Kejari Dugaan Penyelewengan Anggaran BOSDA, Ini Kata Kadis Pendidikan Kota Bekasi
Pria Dibekasi Bunuh Diri, Tabrakan Diri Ke Truk

Bekasi

Pria Dibekasi Bunuh Diri, Tabrakan Diri Ke Truk
Photo : Jeni Basauli SH MH

Bekasi

Gelar Pesta Ultah Di Villa Daerah Cisarua Bogor, Pejabat Pemkot Bekasi Di Duga Langgar PPKM
Photo:Dr.Alamsyah Ketua Gugus tugas Covid -19 Kab.Bekasi

Bekasi

Ketua Gugus Covid-19 Kab Bekasi : Desember Akan Turun 480.000 Vaksin Corona

Bekasi

Liputan Sepekan Kabar Pemerintah Kabupaten Bekasi 07 – 13 Desember 2020
Meriahkan HUT RI Ke-74, & HUT AMPHIBI Yang Ke-3 Serta HUT-YASOS BKS Ke-16

Bekasi

Meriahkan HUT RI Ke-74, & HUT AMPHIBI Yang Ke-3 Serta HUT-YASOS BKS Ke-16

Bekasi

Gerak Cepat, Satpol PP Kabupaten Bekasi Tutup Galian Tanah Serang Baru – Setu
Polisi Tangkap Tiga Penganiaya Siswi SMK Di Bekasi

Bekasi

Polisi Tangkap Tiga Penganiaya Siswi SMK Di Bekasi