Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang
Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang
in ,

Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang

Suara45 | SERANG – Sesuai arahan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten sudah menyusun rencana pembangunan Jembatan Bogeg yang melintas di atas ruas jalan tol Tangerang-Merak guna mengoptimalkan sarana infrastruktur di Provinsi Banten.

Selain itu, rencana pembangunan ini juga merupakan bagian dari rencana pengembangan infrastruktur di Kota Serang, khususnya untuk mendukung Kawasan Strategis Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).

Jembatan Bogeg menjadi bagian dari ruas jalan Pakupatan-Palima, sesuai surat keputusan Gubernur Banten Nomor 620/Kep.420-Huk/2016 ruas jalan tersebut masuk ke dalam wilayah kewenangan jalan Provinsi.

Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang
Jembatan Bogeg Ikon Baru Kota Serang

Ruas Jalan ini direncanakan memiliki lebar ruang milik jalan selebar 25 m sampai dengan 40 m, dengan konfigurasi 8/2 D (delapan lajur untuk dua arah, dengan lajur cepat dan lambat).

Beberapa segmen yaitu Palima-Boru saat ini sudah terbangun penuh dengan lebar 40 m. Sedangkan segmen Pakupatan-Bogeg pada tahun 2019 baru selesai di tahap pembebasan lahan.

Kondisi eksisting Jembatan Bogeg saat ini dengan lebar hanya 4 m, sudah tidak sesuai dengan standar jembatan Provinsi dan menjadi bottle neck (mengecil) bagi arus lalu lintas yang sering menyebabkan kemacetan pada jam tertentu.

Pemerintah Provinsi Banten merencanakan penggantian Jembatan Bogeg dan pembangunan simpang tidak sebidang perlintasan kereta api di sekitar Bogeg, untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Pembangunan jembatan Bogeg baru menggunakan teknologi prestress beton (PCI) girder precast dan steel box girder.

Jembatan ini juga diproyeksikan dapat menjadi ikon baru untuk Kota Serang sehingga dalam desainnya diterapkan sentuhan dengan bentuk budaya lokal untuk railling dan mediannya.

Pembangunan Jembatan Bogeg yang baru ini akan dibuat dengan bentang sepanjang 83.25 m, sementara untuk lebarnya 35 m dengan jumlah lajur lalu lintas sebanyak delapan lajur untuk dua arah.

Baca Juga..!!  Cegah Penyebaran Covid 19, Terminal Pakupatan Kota Serang Disemprot Disinfektan

Sampai dengan saat ini tim sudah melakuakan pembebasan lahan dan studi lingkungan. Selain itu, penggambaran basic design dan perencanaan detail pun sudah disusun.

Tim masih berkoordinasi serta mengurus proses perijinan lanjutan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

Sementara itu, belum ada tanggal pasti karena masih harus melaksanakan analisis risiko dan menyelesaikan tahap perijinan lebih lanjut, namun dapat dipastikan bahwa rencana pembangunan jembatan Bogeg ini diusulkan untuk masuk dalam APBD Provinsi Banten 2021.(Nina)

Komentar
Nina Noviana

Written by Nina Noviana

Rutan Rangkasbitung Adakan Panen Perdana Komoditas Unggulan

Rutan Rangkasbitung Adakan Panen Perdana Komoditas Unggulan

Ini Kata Diskominfo Terkait Beredarnya Video Bupati Tangerang “Marah-Marah”

Ini Kata Diskominfo Terkait Beredarnya Video Bupati Tangerang “Marah-Marah”