Home / Banten

Jumat, 22 Januari 2021 - 19:41 WIB

Kadis Ketapang Prov Banten, Aan Muawanah : Lahan Pertanian di Provinsi Banten Semakin Menipis

Suara45 | Serang – Semakin menipisnya ketersediaan lahan pertanian di Provinsi Banten akibat tergerus oleh pembangunan, diperlukan upaya dan terobosan baru dalam menjaga ketersediaan hasil pertanian sekaligus menjaga ketahan pangan masyarakat, salah satunya dengan memanfaatkan lahan tidur milik developer yang ada di perkotaan agar bisa digarap oleh petani.

Meski begitu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Banten, Aan Muawanah menilai, sampai saat ini pengelolaan lahan tidur milik developer yang ada di perkotaan masih belum optimal digarap oleh petani. Akibatnya, banyak lahan tidur dibiarkan kosong sebelum dibangun menjadi perumahan.

“Pemanfaatan masih belum optimal. Terutama yang milik developer ya, belum optimal yang ada diperkotaan,” terang Aan, kepada wartawan, Kamis (21/1/2020).

Baca Juga..!!  Tingkatkan Sinergi Pemprov dan DPRD, Gubernur: Karena Corona Jadi Persoalan Bersama

Menurutnya, perlu dukungan kepada petani agar pengelolaan lahan tidur milik developer dalam menjaga ketahanan pangan di Provinsi Banten bisa selalu terjaga, selain menghindari kebiasaan masyarakat yang konsumtif, mengandalkan semua kebutuhan sehari-hari dari membeli, sementara banyak lahan yang masih bisa digarap dan dikerjasamakan.

Selain itu, pihaknya juha berharap kepada pihak developer yang ada di Provinsi Banten untuk memperkenankan tanahnya digarap oleh petani, sampai batas waktu yang ditentukan.

“Untuk itu, perlu sebuah regulasi atau sebuah perjanjian dulu, berapa tahun ini lahan tidak digunakan agar bisa digarap petani,” katanya.

Dirinya mengaku telah melakukannya dangan memfasiltasi pihak developer dan petani sekitar saat dirinya masih menjabat di wilayah Kabupaten Tangerang, dan hasilnya sukses membuahkan hasil.

Baca Juga..!!  Kementerian PUPR Segera Bangun Rumah Susun

“Saat itu saat masih di Tangerang dengan mengoptimalkan lahan untuk tanaman holtikultura,” katanya.

Pada sisi lain, dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat Banten untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya masing-masing agar bisa ditanami kebutuhan sehari-hari, seperti cabai, tomat, sayuran dan masih banyak lagi.

“Supaya mainsetnya menanam, menanam dan menanam sendiri. sekecil apapun lahan dihalaman kita, ayo kita gunakan menanam. Masa sih cengek, tomat kita harus beli kewarung, hanya beli 2 biji 3 biji. kalau menanam sendiri kan enak,” katanya.(Nina)

Bagikan :

Baca Juga

.

Banten

Di Apel Pagi Kapolda Banten Berpamitan Dengan Personil

Tangerang

Koramil 09/Mauk Pasang Bener di Hari Jadi Kabupaten Tangerang Ke-388
Excimer dan Tramadol di Perjualbelikan Tanpa Resep Dokter di Kabupaten Tangerang

Berita

Excimer dan Tramadol di Perjualbelikan Tanpa Resep Dokter di Kabupaten Tangerang

Banten

Afirmasi Dana Bos/Dana Covid, SDN Pabuaran 1 dan SDN Pabuaran 2 di Duga Tidak Sesuai RAB

Lebak

IKWAL Mengutuk Keras Pelaku Penganiaya Wartawan Di Serang
Miris, Warga Di Desa Pasirampo Kresek, Harus Hidup Di Gubug Bertahun-Tahun

Tangerang

Miris, Warga Di Desa Pasirampo Kresek, Harus Hidup Di Gubug Bertahun-Tahun

Serang

Puluhan Pengurus PERANK Di Tes Urine BNN Banten
Seribu Lebih  Pelajar SD Ikuti Lomba Mewarnai yang Digelar Alfamart

Tangerang

Seribu Lebih Pelajar SD Ikuti Lomba Mewarnai yang Digelar Alfamart