Home / Bekasi

Selasa, 23 Februari 2021 - 18:16 WIB

KAMPAK Laporkan Ke Kejari Dugaan Penyelewengan Anggaran BOSDA, Ini Kata Kadis Pendidikan Kota Bekasi

Bekasi | Suara45 – Wabah Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda dunia mengakibatkan efek domino ke semua sektor terutama di dunia pendidikan. Hal tersebut tercermin saat Menteri Pendidikan Nadiem Makariem mengeluarkan peraturan tentang pemberhentian tatap muka di seluruh sekolah di Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di generasi muda.

Di tengah pemberhentian kegiatan belajar mengajar di Kota Bekasi, anggaran BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) nyatanya tetap diserap oleh pihak sekolah  sehingga menimbulkan indikasi penyelewengan anggaran dan penyalahgunaan wewenang di dinas tersebut.

Bosda berdasarkan Perwal No 01 tahun 2020 untuk Sekolah Dasar dialokasikan perbulannya sebesar Rp28.000 per siswa. Sedangkan untuk siswa SMP dialokasikan Rp90.000.

Baca Juga..!!  Tenteng Sajam Tujuh Remaja Dibekasi Diciduk, Setelah Videonya Viral

“Berdasarkan Peraturan pemerintah (PP) No 12 tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pasal 15 Ayat 1 dan 2 tindakan yang dilakukan oleh dinas pendidikan diduga ada kecurangan”, ujar Koordinator KAMPAK (Koalisi Angkatan Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi) Oktofiasasi kepada awak media seusai secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi Dinas Pendidikan Kota Bekasi ke Kejaksaan Negeri Bekasi.

Selain dugaan korupsi kata Okto, pihaknya juga menuding bahwa Dinas Pendidikan Kota Bekasi tidak profesional dalam pengelolaan dana BOSDA, meski hal tersebut sudah menjadi rutinitas setiap tahun.

“Kejaksaan harus bisa memberikan efek jera kepada para oknum yang menyelewengkan penggunaan anggaran BOSDA dengan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan di tengah pandemi covid-19,’ tutup Okto

Baca Juga..!!  Gelar Pesta Ultah Di Villa Daerah Cisarua Bogor, Pejabat Pemkot Bekasi Di Duga Langgar PPKM

Terpisah Inayatulah Kadis pendidikan kota bekasi saat di minta komentarnya via WhatsApp mengatakan, Anggaran BOSDA TA 2020 hanya terserap 12 % hal itu di karenakan sampai saat ini blm ada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), jelas nya.

Dana BOSDA itu ada di Kas Daerah, dan untuk pencairan nya harus melalui pengajuan dari pihak sekolah, lalu di katakan dana BOSDA itu saya korupsi dari mana, ujarnya.

Di tambahkan Inay Dinas Pendidikan sudah melayangkan surat hak jawabnya terkait pemberitaan di beberapa media tersebut, Tutup Inay.(Hisar)

Bagikan :

Baca Juga

DPD IKM KOTA BEKASI DUKUNG AKSI BERSIH DANAU SINGKARAK

Bekasi

DPD IKM KOTA BEKASI DUKUNG AKSI BERSIH DANAU SINGKARAK
Melawan Saat Ditangkap, Komplotan Garong Dibekasi Ditembak

Bekasi

Melawan Saat Ditangkap, Komplotan Garong Dibekasi Ditembak
Dua dari Empat Orang, Kawanan Begal Dibekasi Ditangkap

Bekasi

Dua dari Empat Orang, Kawanan Begal Dibekasi Ditangkap

Bekasi

KOMPI Laporkan Dua Gedung RSUD, Dicky Ardi SH MH : Pemkab Bekasi Harus Tegas
Modus Games Online, Pemuda Di Bekasi Ajak Anak Dibawah Umur Untuk Video Call Seks

Bekasi

Modus Games Online, Pemuda Di Bekasi Ajak Anak Dibawah Umur Untuk Video Call Seks
Photo"salah satu Warga saat mengambil Sampel Limbah PT.AMI

Bekasi

PT AMI Di Kecamatan Tambun Selatan Di Duga Cemarkan Lingkungan

Bekasi

CISA dan DPC PA GMNI ADAKAN WEBINAR PRO – KONTRA REVISI UU PEMILU

Bekasi

Liputan Sepekan Kabar Pemerintah Kabupaten Bekasi 07 – 13 Desember 2020