KSPSI Kab Tangerang Serukan Mogok Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan OMNIBUS LAW
KSPSI Kab Tangerang Serukan Mogok Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan OMNIBUS LAW
in

KSPSI Kab Tangerang Serukan Mogok Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan OMNIBUS LAW

Suara45 | Tangerang – Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) Kabupaten Tangerang, yang diketuai oleh Rustam effendi, SH dan Sekretaris Muhamad Jainuri, SH. Hari Senin Tanggal 27 Januari 2020 Berencana Membagikan Selebaran Ke Perusahaan – Perusahaan Di Wilayah Kabupaten Tangerang.

Dengan Menggunakan Mobil Komando Dan Iringan Masa Untuk Menyebar Selebaran Kepada Pekerja sedang bekerja di Perusahaan dalam wilayah hukum Kabupaten Tangerang.

Menurut Rustam Effensi SH, Selebaran tersebut Berisi Ajakan untuk Mogok, Apabila Pemerintah Tetap Akan Memberlakukan OMNIBUS LAW.

Dalam selebaran tersebut ada beberapa poin yang harus di sampaaikan kepada kaum buruh, ucap Rustam.

KSPSI Kab Tangerang Serukan Mogok Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan OMNIBUS LAW
KSPSI Kab Tangerang Serukan Mogok Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan OMNIBUS LAW

Diantaranya, Menolak Ruu (Cilaka) Cipta Lapangan Kerja Yang Di Dalamnya Memuat, Penetapan upah harian Dengan Menghalangkan upah minimüm, Menghilangkan System pesangon, Membebaskan Buruh Kontrak Dan Outsourcing, Mempermudah Tenagakerja Asing, Menghilangkan Jaminan Sosial, dan Menghilangkan Sanksi Pidana Bagi Pengusaha, tutur Rustam.

Tambah Rustam, Dalam rapat TEKLAP tanggal, 22 Januari 2020 di kantor DPC K SPSI Kabupaten Tangerang di Olek Balaraja para peserta rapat sepakat untuk aksi Matikan Mesin Dan Stop Produksi Apabila Pemerintah Tetap Memberlakukan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

Karena menurut rustam effendi Diam pasti tertindas melawan dihadapkan dengan pihak kepolisian, maka dengan dengan pola mematikan mesin di tempat kerja secara total bersama ini akan menambah dasyat perjungan para kaum buruh tersebut.

Kalau kita turun masa secara total kejalan pasti pekerja/buruh berhadapan dengan Polisi bukan dengan pemerintah.

Kita sudah melihat contoh ada Undang-undang yang di sahkan oleh pemerintah dilawan oleh mahasiswa apa yang terjadi malah mahasiswa mundur karena di benturkan dengan kepolisian, imbuhnya.

Baca Juga..!!  Belum Ada Jawaban, DPC K SPSI Kab Tangerang Gelar Aksi Unjuk Rasa Ke PT Aswata

Pola mogok mematikan mesin menurut Rustam effendi akan lebih baik apalagi hingga seluruh Indonesia. Mengenai tanggal pelaksanaan mogok tersebut Rustam merencanakan setelah selebaran di sebar.

Rencana mogok tersebut adalah menindak lanjuti hasil rapat Pengurus Pusat Serikat Pekeraja Tekstil Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PP SP TSK – SPSI yang baru-baru ini dilaksanakan di puncak.

Rencana mogok tersebut akan berbarengan semua anggota K-SPSI se pulau jawa. Setelah selebaran di bagikan di Kabupaten Tangerang maka di kota lain juga kan membagikan selebaran yang sama kemudian saling berkordinasi bila perlu MOGOK NASIONAL, pungkas Rustam.(Red)

Komentar
Avatar

Written by Suara45

Utamakan Usulan Warga Mengenai Infrastruktur, Musrenbang Desa Wanakerta Di Gelar

Utamakan Usulan Warga Mengenai Infrastruktur, Musrenbang Desa Wanakerta Di Gelar

Musrenbang Desa Sentul Balaraja Utamakan Pembangunan Berkelanjutan

Musrenbang Desa Sentul Balaraja Utamakan Pembangunan Berkelanjutan