Home / Serang

Jumat, 18 Desember 2020 - 11:25 WIB

Kurangnya Tenaga medis di Puskesmas Jawilan

Suara45| Jawilan – keinginan serta permohonan kepala puskesmas Jawilan pada saat awak media menyambangi Puskesmas Jawila kabupaten Serang Prov.Banten dan bertemu kepala UPT puskesmas dalam penjelasannya bahwa kepala UPT Puskesmas berharap adanya penambahan tenaga medis di mana tempat dia bekerja atau penambahan Dokter tempat dimana beliau bertugas, kelengkapan Spesialis Dokter di Puskesmas jawilan sangat menunjang penanganan terhadap pasien yang berobat, pada Saat melayani masyarakat yang ingin berobat Semua bisa ditangani lebih baik lagi, Pada Saat awak media menyambangi Puskesmas Jawilan melihat keberadaan puskesmas tersebut dengan tujuan untuk menyemangati kinerja para Pegawai yang ada disana, awak media bertemu dengan kepala puskes Hj.Imas Migiarti, SKM., selaku pimpinan UPT Puskesmas Kecamatan Jawilan Kabupaten Serang Prov.Banten pada hari Kamis, (17/12/2020) Sore Hari.

Dengan Permohonan Hj.Imas Migiarti, SKM Kepala UPT Puskesmas Yang mengungkapkan dihadapan Awak media
“Di puskesmas tempat kami bekerja Jumlah pegawai saat ini ada 62 Orang dengan kekurangan Dokter Umum 1 Orang, Dokter Gigi 1 Orang, Bidan Desa 2 Orang, dengan penduduk yang ada di kecamatan Jawilan sekitar 55539 Orang, Harusnya Dokter minimal ada 3 Orang tapi di kita ada 2 Orang, dokter gigi juga tidak ada, bidan desa kurang 2 Orang tapi tak mematahkan semangat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat tidak kurang satu apa pun yang artinya Semua progam kita jalankan.

Baca Juga..!!  Perda Zonasi Terkendala Peta Banten Terbaru dari Pengusul

Untuk kita kan ada Poned 24 Jam, UGD 24 Jam, rawat Inap 24 Jam, dan rawat jalan juga 24 Jam, karna banyak yang dari perusahaan-perusahaan datang diluar kontek jam kerja dibawah jam 14.00 Wib biasanya mereka datang sampai malam kita layani.

Harapan kami Sangat besar sekali, Kami ingin puskesmas tempat kami bekerja ada penambahan baik Dokter Umum, Dokter gigi, dan bidan desa karna masyarakat juga sudah 2 tahun mengeluh karna tidak adanya Dokter Gigi dalam penanganan penyakit gigi yang mereka derita, mereka menginginkan ada dokter gigi lagi disini, Kemudian dokter umum juga itu beban kerja mereka terlalu berat, jadi harus ada penambahan lagi dan surat untuk permohonan pengajuan penambahan sudah kami layangkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Serang itu semua sudah kami lakukan, mungkin masih belum diberikan dan semoga layangan pengajuan tersebut cepat diproses dan dikabulkan Oleh Kepala Dinas kesehatan.

Baca Juga..!!  Warga Kampung Baru, Desa Parigi, Kecamatan Cikande Di Gegerkan Sesosok Mayat Perempuan

pengajuan itu kami layangkan tahun 2019 maksud layangan tersebut biar kinerja di puskesmas jawilan bisa lebih maksimal untuk kemasyarakatnya dan masyarakat pun saat berobat tidak kekurangan dokter.

Pernah ada pasien yang mengeluh mereka kalo sore pengennya ketemu langsung dengan dokter tapi karna kekurangan Dokter kita berikan pengertian ke masyarakat tersebut, disini kami Dokter slalu On call Sore dan Malam”, Jelas Kepala UPT Puskesmas Jawilan Hj.Imas Migiarti, SKM.
(Heri opung)

Bagikan :

Baca Juga

Serang

Sesosok Mayat Laki-laki Mengambang Di Sungai Ciujung
Tim Opsnal Polres Serang Kota Berhasil Meringkus Pencuri Aki Lampu Warning Light

Polda Banten

Tim Opsnal Polres Serang Kota Berhasil Meringkus Pencuri Aki Lampu Warning Light
Biddokkes Polda Banten Adakan Kegiatan Pelayanan Kesehatan

Banten

Biddokkes Polda Banten Adakan Kegiatan Pelayanan Kesehatan

Serang

Hari ini, Nasrul-Eki Ikuti Tes Kesehatan Calon Bupati dan Wakil Bupati Serang

Serang

Gelar Reses, Wakil Ketua DPRD Banten Tampung Aspirasi Dari Para Kepala Desa
Perusahaan Peleburan Baja Di Cikande Diduga Gunakan Limbah B3 Tanpa Ijin Pemanfaatan

Serang

Perusahaan Peleburan Baja Di Cikande Diduga Gunakan Limbah B3 Tanpa Ijin Pemanfaatan
27 Anak Bibir Sumbing Asal Serang Dapat Operasi Gratis

Serang

27 Anak Bibir Sumbing Asal Serang Dapat Operasi Gratis

Serang

Sekretaris DPD Partai Golkar Kab Serang : Jangan Cederai Demokrasi Dengan Menyebar Hoax dan Fitnah