Home / Banten

Selasa, 23 Februari 2021 - 20:30 WIB

Melalui PPKM Berbasis Mikro Penyebaran Covid-19 Di Banten Terkendali

Suara45|Serang-Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Banten, penularan Covid-19 terbukti dapat terkendali. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi akan terus memberlakukan aturan tersebut agar Banten terbebas dari Covid-19.

Hal ini diungkapkan orang nomor satu di Provinsi Banten dalam konferensi pers yang digelar di Rumah Dinas Gubernur, Kota Serang, Selasa (23/02/2021).

Dikatakan WH, untuk mempercepat pencegahan dan pengendalian Covid-19, saat ini Pemerintah Provinsi Banten, telah kembali menerbitkan Instruksi Gubernur Nomor 3 tahun 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro. PPKM Berbasis Mikro ini melibatkan perangkat pemerintahan di tingkat paling bawah, yakni RT/RW di bawah Desa/Kelurahan.

“PPKM berbasis mikro akan diperluas agar daerah yang zona orange menjadi kuning dan tidak kembali ke zona merah. Sedangkan yang zona kuning menjadi zona hijau dan tidak kembali ke zona orange,” katanya.

Baca Juga..!!  Bus Rosalia Indah Seruduk Dua Mobil di Tol Jakarta-Merak, Satu Meninggal

Dikatakan WH, wilayah Tangerang keluar dari zona risiko tinggi penularan Covid-19. Sebelumnya, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan masuk kategori zona risiko tinggi.

“Dan saat ini, Kabupaten Tangerang sudah masuk zona risiko sedang atau zona kuning,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan yang juga merupakan Juru Bicara Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti menjelaskan, bahwa berdasarkan data kasus konfirmasi Covid-19 di Banten per tanggal 22 Februari 2021 ini, ada sebanyak 34.341 kasus. Dimana, lanjut Ati Pramudji Hastuti, positif rate atau kasus aktif mencapai 9,4 persen, tingkat kesembuhan mencapai 87,9 persen, dan tingkat kematian sebesar 2,8 persen.

Baca Juga..!!  Warga Desa Sentul Menyambut gembira BLT dari Kemensos turun lagi

“Kontak erat ada sebanyak 90.272 orang terdiri dari yang dikarantina 7.840 orang dan discarded 82.405 orang. Sedangkan kasus suspek ada sebanyak 42.325 orang diantaranya masih dirawat 2.651 orang dan discarded 39.674 orang,” paparnya.

Untuk Tangerang Raya sendiri, kata Ati Pramudji Hastuti, data kasus terkonfirmasi Covid-19 per tanggal 22 Februari 2021, totalnya ada sebanyak 21.895 orang yang masih dirawat sebanyak 1.310 orang, sembuh sebanyak 19.958 orang, dan meninggal dunia sebanyak 627 orang.(Nina)

Bagikan :

Baca Juga

Lebak

Camat Cikulur Sosialisasikan Perbup Ke Tempat Usaha Warungan Dan pengguna Jalan

Tangerang

Akses Jalan Truk Pembangunan Waduk Disoal, Ini Kata Perwakilan Warga Di Kecamatan Gunungkaler
Haol Akbar Almarhum KH.M. Saefullah Taftazani Di Padati Ribuan Jamaah

Lebak

Haol Akbar Almarhum KH.M. Saefullah Taftazani Di Padati Ribuan Jamaah
Kehadiran WH Di Acara ILUNI UI bikin Baper Pendukung

Kota Serang

Kehadiran WH Di Acara ILUNI UI bikin Baper Pendukung
Kapolda Banten Hadiri Rapat Kordinasi, Aparat Penegak dan Pelayanan Hukum

Berita

Kapolda Banten Hadiri Rapat Kordinasi, Aparat Penegak dan Pelayanan Hukum
Pemuda Pancasila Lebak Minta Pemkab Tindak Tegas PT.Dinamika Panasia

Lebak

Pemuda Pancasila Lebak Minta Pemkab Tindak Tegas PT.Dinamika Panasia

Tangerang

Evaluasi Kebersihan SMP Negeri 2 Jayanti di Tinjau Oleh Kepala Desa Dangdeur
Pemkab Pandeglang Rombak Pejabat Eselon III dan IV

Berita

Pemkab Pandeglang Rombak Pejabat Eselon III dan IV