Home / Berita

Senin, 15 Februari 2021 - 15:41 WIB

Munculnya PL Senilai Rp. 169,4 miliar Di LPSE, Gubernur Banten : Berita itu Adalah Hoax dan Tidak Benar

Suara45|Serang-Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan munculnya informasi Paket Pekerjaan Penunjukan Langsung Pembangunan Jalan Palima – Baros senilai Rp. 169,4 miliar yang tayang di website LPSE adalah tidak benar.

“Proyek tersebut belum dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dan tidak mungkinlah proyek sebesar itu dilakukan tanpa tender atau tanpa lelang,” tegas Gubernur WH (Senin, 15/02/2021).

Gubernur juga langsung menggelar rapat dan instruksikan kepada dinas terkait untuk melacak dan melaporkan kepada pihak kepolisian.

“Berita itu adalah hoax dan tidak benar, sekarang kami sudah perintahkan dinas terkait untuk melakukan pelacakan dan bila perlu melaporkan ke polisi. Mungkin ada akun gelap yang menayangkan informasi itu,” ungkapnya.

Baca Juga..!!  Pelaku Curanmor Asal Padang di Bekuk Polisi

Gubernur WH juga menghimbau agar masyarakat, khususnya pengusaha, agar tidak terjebak oleh informasi tidak benar tersebut.

“Kepada warga Banten khususnya pengusaha agar tidak terjebak oleh informasi tersebut, dan saat ini kami sedang melakukan rapat bahwa Dinas PUPR sebagai pengguna anggaran pun belum mengeluarkan informasi pekerjaan,” jelasnya.

“Saya sudah memerintahkan untuk melakukan pelacakan. Di tengah suasana seperti ini, bisa saja terjadi pihak-pihak yang berusaha untuk mengganggu soliditas dan kondusifitas yang ada di Banten,” tambah Gubernur WH.

Hal senada juga diungkap oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Soerjo Soebiandono menanggapi informasi munculnya penunjukan langsung senilai Rp. 169,4 miliar itu.

Baca Juga..!!  PWI dan Alfamart Kembali Berbagi di Bulan Ramadhan

“Tidak ada namanya paket besar tanpa melalui tender. Itu menyalahi aturan,” tegasnya

Begitu juga tanggapan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) M. Trenggono terhadap informasi tidak benar tersebut.

“Dinas PUPR tidak pernah merencanakan kegiatan pembangunan jalan Palima – Baros dengan nilai Rp. 169 miliar dilaksanakan dengan Metode Penunjukan Langsung karena melanggar ketentuan. Dan dinas PUPR pun belum pernah menayangkan paket tersebut pada sistem LPSE Banten karena masih dilakukan reviu baik oleh BPKP maupun Inspektorat Provinsi Banten,” paparnya.(Nina)

Bagikan :

Baca Juga

Aliran Air Sangat Kecil Di Duga Proyek Pamsimas Bojong Manik Gagal

Lebak

Aliran Air Sangat Kecil Di Duga Proyek Pamsimas Bojong Manik Gagal
DWP Pandeglang Santuni Anak Yatim Dan Janda Tua Kecamatan Koroncong

Pandeglang

DWP Pandeglang Santuni Anak Yatim Dan Janda Tua Kecamatan Koroncong
Pemkab Lebak Berikan Apresiasi Penghargaan Atas Wajib Pajak

Lebak

Pemkab Lebak Berikan Apresiasi Penghargaan Atas Wajib Pajak
Aktivis Tantang Ketua KPK Ungkap Kasus I Wayan Koster Soal Wisma Atlit

Berita

Aktivis Tantang Ketua KPK Ungkap Kasus I Wayan Koster Soal Wisma Atlit

Pali

Merasa Dekat Dengan Partai Demokrat, Heri Amalindo Minta Dukungan

Lampung

Modus Minta Diantarkan Ke Suatu Tempat, Dua Pria Curi HP Dan Motor Di Ringkus Tekab 308 Polres Lam-Teng

Tangerang

*KAPOLRESTA TANGERANG BERI KEJUTAN DI HUT Ke-3 Kodim 0510 Tigaraksa*
IKAPI BANTEN KOLABORASI DENGAN IDRI BANTEN LAKUKAN UJI KOMPETENSI PENULIS BUKU NON FIKSI DAN EDITOR

Banten

IKAPI BANTEN KOLABORASI DENGAN IDRI BANTEN LAKUKAN UJI KOMPETENSI PENULIS BUKU NON FIKSI DAN EDITOR