Home / Lebak

Rabu, 16 Desember 2020 - 23:51 WIB

Musa Weliansyah : Soal Tambang Pasir Ilegal Dilebak Polisi Harus Netral

Suara45.com-Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PPP Musa Weliansyah mengatakan Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Resort Lebak yang tengah menangani kasus penambangan galian pasir ilegal di Wilayah Kecamatan Banjarsari harus bersikap netral, profesional, transparan,obyektif,dan akuntabel.

“Pelaku usaha tambang pasir ilegal baik milik perorangan atau perusahaan harus ditindak tegas tanpa tebang pilih,karena telah melanggar UU Nomor 4 tahun 2009 yang telah diubah menjadi UU no 3 tahun 2020 tentang minerba, dan UU Nomor 23 tahun 2009 tentang lingkungan hidup” kata Musa melalui pesan Whats Appnya. Rabu (16/12/2020).

Politisi PPP itu menegaskan, Pemprov Banten dan Pemkab Lebak harus bersinergi dalam menjaga daerah dari kerusakan lingungan. Bahkan jangan sungkan untuk mendorong proses pidana pada pelaku tambang ilegal, dan pelaku perusak lingkungan serta pelaku pembuang limbah ke sungai.

Baca Juga..!!  Ormas Badak Banten Minta Penegak Hukum Segera Tangani Program Pengadaan Bibit Padi Gogo

“Pemprov Banten dan Pemda Lebak harus menegakan Perda yang berlaku,” tegasnya.

Masih kata Musa, kerusakan lingkungan dampak dari menjamurnya pertambagan tidak berizin sudah terbukti.contohnya saja untuk di daerah Kecamatan Banjarsari terjadi beberpa kerusakan lingkungan, diantaraya terjadi pendangkalan Sungai Ciliman dan Cimoyan, pesawahan warga terendam lumpur, dan terdapat rumah warga mengalami retak-retak.

“Selama ini saya lihat Pemprov dan Pemda mandul, tidak memiliki keberanian dan kesanya tebang pilih. Akibatnya perusahaan pertambangan ilegal makin marak, dan kerusakan lingkungan makin meningkat di Kabupaten Lebak,” ungkap Musa.

Diketahui sebelumnya, jajaran kepolisian Resort Lebak telah melakukan penyegelan dua tambang ilegal di Kecamatan Banjarsari, pada Selasa (15/12/2020).

Informasi yang dihimpun kedua tambang ilegal yang di segel yakni lokasi pertambangan milik PT Sumber Alam Manggu (SAM), di Desa Tamansari sekira pukul 14.00 Wib. Dan satu lagi milik By (perorangan) yang berada di Desa Keusik, Kecamatan Banjarsari yang tengah melakukan aktivitas produksi penambangan pasir.

Baca Juga..!!  PT. Andalan Utama Prima Gudang Indomarco Cibuah Di Demo Massa

Di lansir BE Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP David Adhi Kusuma membenarkan, kedua tambang tersebut berdasarkna informasi telah dilakukan pengecekan. Bahkan ada karyawan di salah satu lokasi tambang milik perorangan dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan atau diklarifikasi.

“Bukan diamankan yah. Kita mintai klarifikasi diajak ke Polres (Lebak),” ucapnya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Rabu (16/12/2020).

Lanjut Kasatreskrim, untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan melakukan proses pemeriksaan muali dari saksi, dokumen, dan saksi ahli.

“Kita proses, pemeriksaan saksi-saksi, dokumen dan saksi ahli,” ungkapnya.(7MR/1K)

Bagikan :

Baca Juga

RATUSAN PELAJAR IKUTI FESTIVAL MARAWIS DI PONPES AL-MAGHFIROH

Lebak

RATUSAN PELAJAR IKUTI FESTIVAL MARAWIS DI PONPES AL-MAGHFIROH
Aksi Unras Di Maja Di Nilai Tidak Tepat Oleh Kumala

Lebak

Aksi Unras Di Maja Di Nilai Tidak Tepat Oleh Kumala
Cipkon Polres Lebak Amankan Ratusan Miras Dan Pasangan Bukan Suami Istri

Lebak

Cipkon Polres Lebak Amankan Ratusan Miras Dan Pasangan Bukan Suami Istri

Lebak

Hendra Bobi Siap Maju Di Pilkades Mendatang
Satuan Sabhara Polres Lebak Patroli Bersepeda

Lebak

Satuan Sabhara Polres Lebak Patroli Bersepeda

Lebak

Badak Banten Perjuangan Soroti Sejumlah Bumdes Di Kecamatan Cikulur
Realisasi Program Jamsosratu  Di Duga Di Sunat Oknum Pendamping

Lebak

Realisasi Program Jamsosratu Di Duga Di Sunat Oknum Pendamping
Pemkab Lebak Berikan Apresiasi Penghargaan Atas Wajib Pajak

Lebak

Pemkab Lebak Berikan Apresiasi Penghargaan Atas Wajib Pajak