Home / Serang

Minggu, 7 Februari 2021 - 07:23 WIB

P2TP2A Cianjur Akan Lapor ke PWI, Angga Apria: “Jangan Lapor ke PWI, Tapi Silahkan Lapor Juga ke Dewan Pers”

Suara45 |SERANG, – Terkait dengan kasus dugaan penculikan anak yang saat ini ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Cianjur, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur mengancam wartawan akan lapor kepada Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Ancaman tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Harian P2TP2A) Kabupaten Cianjur, Lidya Indayani Umar melalui aplikasi pesan WhatsApp kepada awak media, Jumat, 05 Februari 2021.

“Agar diketahui yang namanya shelter itu rumah aman jadi tidak boleh ada yang mengganggu siapapun yang berada di rumah aman apalagi tadi tindakan bapak sebagai wartawan yang maaf saya sampai sekaran belum melihat kartu anggotanya, datang ke kantor kita seperti tadi membuat petugas kantor sampai ketakutan ini perbuatan yang tidak menyenangkan pak,” tulis Lidya.

“Saya dari dulu bekerjasama dengan rekan-rekan wartawan hampir disetiap propinsi/kab/kota dalam penanganan korban kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak pernah ada yang datang seperti tadi yang bapak lakukan di kantor kita hanya untuk kepentingan pemberitaan maaf kami sangat terganggu pak,” kata Lidya.

Baca Juga..!!  812 KPM Desa Bendung Kecamatan Tanara Menerima Bantuan BST Tahap Pertama

Saat disinggung keberadaannya korban penculikan anak berinisial DRL, Lidya pun tidak mau memberikan jawaban.

“Kan bapak sudah saya bilang saya lagi di bandung, maaf baru kali ini ada wartawan yang segitunya datang bawa orang banyak sampai pak RT teriak-teriak di belakang ini bisa saya laporkan ke ketua PWI pak,” tulis Lidya melalui pesan WhatApp.

Terkait ancaman tersebut, Angga Apria yang juga anggota dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Serang mengatakan, pihak P2TP2A Kabupaten Cianjur yang diduga telah menutup-nutupi kasus dugaan pendulikan dan berupaya menghalang-halangi kerja wartawan tersebut dipersilahkan melaporkan ke Ketua PWI, dan Dewan Pers.

Baca Juga..!!  Desa Undar Andir Terendam Banjir, BPBD Kabupaten Serang Slow Respon

“Apakah seorang wartawan salah jika ingin membuat suatu berita harus berimbang. Kami kan wartawan, jadi ketika mendapatkan informasi tentang adanya dugaan kasus penculikan anak di Cianjur, mencari tau kebenarannya. Apalagi setelah kami melakukan konfirmasi kepada pihak Kepolisian bahwa korban ditiitipkan kepada P2TP2A Kabupaten Cianjur. Kami sarankan kepada P2TP2A Kabupaten Cianjur jangan hanya lapor ke Ketua PWI saja, silahkan lapor juga ke Dewan Pers,” ucap Angga.

Masih menurut Angga, kalau memang P2TP2A Kabupaten Cianjur mengamankan korban, seharusnya dapat menemui wartawan, bukan terkesan menghindar.

“Sepertinya ada yang ditutup-tutupi. Bahkan, WhatsApp saya diblokir oleh Ibu Lidya. Tidak hanya itu, Sekretariat P2TP2A digembok rapat, seakan-akan tidak berpenghuni. Masa iya, petugas P2TP2A hanya Bu Lidya saja, tidak ada pegawai yang lain. P2TP2A kan ada honor yang memakai anggaran negara, bukan anggaran pribadi,” tutur Angga. (Heri opung)

Bagikan :

Baca Juga

Serang

Warkop Jahra, Tongkrongan Anak Muda dengan Menu Kopi Cinta dan Teh Manis Rasa Sayang

Serang

Bagikan Masker, Satgas Kabupaten Serang Sasar Lembaga Pendidikan
Perusahaan Peleburan Baja Di Cikande Diduga Gunakan Limbah B3 Tanpa Ijin Pemanfaatan

Serang

Perusahaan Peleburan Baja Di Cikande Diduga Gunakan Limbah B3 Tanpa Ijin Pemanfaatan
Kedapatan Membawa Ganja, Dua Pelajar Di Kecamatan Walantaka Diamankan Satres Narkoba Polres Serang

Polda Banten

Kedapatan Membawa Ganja, Dua Pelajar Di Kecamatan Walantaka Diamankan Satres Narkoba Polres Serang

Serang

Warga Barangbang Deklarasikan Tolak Dinasti Korup Pimpin Kabupaten Serang

Serang

Kembali, Tokoh Partai Pengusung Tatu Nyebrang
Jalin Kemitraan Dan Sinergitas, Polres Serang Laksanakan Sambang Dialogis Bersama Para Tokoh

Serang

Jalin Kemitraan Dan Sinergitas, Polres Serang Laksanakan Sambang Dialogis Bersama Para Tokoh

Serang

812 KPM Desa Bendung Kecamatan Tanara Menerima Bantuan BST Tahap Pertama