Home / Berita

Sabtu, 2 Januari 2021 - 10:48 WIB

Pelaku Pelecehan Lagu Indonesia Raya Masih Kelas Tiga SMP

Photo : Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

Photo : Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono

Suara45 | Jakarta – Bareskrim Polri telah menangkap pengunggah pelecehan parodi lagu Indonesia Raya yang menjadi viral di media sosial. Pelaku berinisial MDF ditangkap di Cianjur.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menerangkan MDF masih seorang remaja berusia 16 tahun.

“Seorang laki-laki yang tadi malam diamankan atau ditangkap di Cianjur dari Siber Bareskrim. MDF umur 16 tahun. Dua-duanya di bawah umur,” ungkap Argo dalam siaran pers-nya di Mabes Polri Jakarta, Jumat (1/1/2020).

Argo melanjutkan, MDF memiliki nama samaran yang sering digunakan saat berselancar di dunia maya.

“MDF ini nama asli. Tapi di dunia maya adalah Fais Rahman Simalungun. Tapi aslinya namanya MDF,” ujarnya.

“Dan orang kalau melihat dengan nama itu kan marga dari Sumatera Utara. Padahal dia adalah orang Cianjur. Tadi malam kita tangkap dia di rumahnya. Dan dia kelas 3 SMP,” paparnya menambahkan.

Baca Juga..!!  Jumat Berbagi, Urkes Polres Cilegon Berikan Pengobatan Gratis kepada Masyarakat

Untuk diketahui, penangkapan pelaku parodi Indonesia Raya ini juga merupakan kerjasama Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat di bawah koordinasi Ditsiber Bareskrim Polri. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti saat penangkapan. Barang bukti berupa handphone hingga perangkat komputer.

Sementara itu, Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi menyebut Polri bekerjasama dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM) dalam proses pengungkapan kasus ini. Dasar polisi melakukan penangkapan adalah laporan polisi nomor LP/B/0730/XII/2020/Bareskrim tanggal 30 Desember 2020.

Remaja yang berhadapan dengan hukum ini masih diperiksa di Bareskrim.

MDF terancam melanggar KUHPidana dan UU ITE karena diduga telah melakukan dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan, dan/atau mengubah Lagu Kebangsaan, dengan nada, irama, kata-kata, dan gubahan lain dengan maksud untuk menghina atau merendahkan kehormatan lagu kebangsaan.

Baca Juga..!!  AMPHIBI & YASOS BKS LAKUKAN PENANAMAN POHON SERTA BAGIKAN SEMBAKO DAN MASKER KE MASYARAKAT TERDAMPAK COVID 19

Diketahui, video lagu ‘Indonesia Raya’ yang dibuat parodi itu diunggah oleh salah satu akun YouTube yang berlogo bendera Malaysia. Video itu berjudul ‘Indonesia Raya Instrumental (Parody+Lyrics Video)’.

Di video tersebut, terdapat ayam berlambang Pancasila dengan latar warna merah-putih. Video diawali dengan suara ayam berkokok.

Aransemen lagu hampir sama dengan lagu ‘Indonesia Raya’. Kemudian, liriknya secara garis besar berisi penghinaan terhadap Indonesia. Ada juga yang menyinggung Presiden Joko Widodo dan Presiden RI ke-1, Sukarno.(AR/hms)

Bagikan :

Baca Juga

Tangerang

Dandim 0510/Trs Pimpin Gelar Pasukan Pengamanan Tahun Baru 2021
Direskrimsus Polda Banten Hadiri Rapat Koordinasi Korwas PPNS Ketenagakerjaan dan Transmigrasi

Nasional

Direskrimsus Polda Banten Hadiri Rapat Koordinasi Korwas PPNS Ketenagakerjaan dan Transmigrasi
BUPATI DAN SEKDA KAB TANGERANG MENINJAU PELAKSANAAN UN

Tangerang

BUPATI DAN SEKDA KAB TANGERANG MENINJAU PELAKSANAAN UN

Bekasi

Polemik Gedung DPD Golkar Kota Bekasi, WALIKOTA BEKASI DI MINTA PATUHI PUTUSAN HAKIM

Banten

628 KK warga desa pagenjahan menerima bantuan BLT dari kemensos tahap 7
Peduli Kesehatan Masyarakat, Dokkes Polda Banten Gelar Bhakti Sosial Kesahatan

Polda Banten

Peduli Kesehatan Masyarakat, Dokkes Polda Banten Gelar Bhakti Sosial Kesahatan
Lima Tahun Buron, Tekab 308 Polres Way Kanan Tangkap Pelaku Curas

Lampung

Lima Tahun Buron, Tekab 308 Polres Way Kanan Tangkap Pelaku Curas

Tangerang

Dandim 0510/Trs ikuti kegiatan operasi Yustisi Gabungan TNI-Polri di Wilayah Curug