Home / Banten

Selasa, 5 Januari 2021 - 08:27 WIB

Pemprov Banten Harapkan Bank Banten Kembali Sehat

Suara45|KOTA SERANG, – Pemprov Banten selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) meyakini Bank Banten akan kembali sehat dan keluar dari statusnya sebagai Bank Dalam Pengawasan Khusus (BDPK).

Selain itu, PSPT juga meyakini tidak akan terjadi rush money di Bank Banten, karena harga sahamnya mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan sebelumnya.

“Ngapain takut terjadi rush, orang bank-nya juga udah sehat ko!” Tegas Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di pendopo lama, Senin (4/1/2021).

WH mengaku banyak keuntungan yang akan didapat investor ketika bank ini sudah dalam kondisi sehat. Saat ini saja di Bursa Efek Indonesia (BEI) harga saham Bank Banten nilainya sudah lebih dari 100/lembar. Kalau dulu beli 50 perak atau 18 perak, itu sudah untung. Jadi ngapain mau dijual.

“Pemprov juga nggak mau jual. Kita juga akan nambah lagi kalau sudah untung gitu! Ya, kita lihat pada tanggal 7 Januari besok, kalau stabil nilainya 120 rupiah, berarti sudah ada nilai tambah, nggak rugi buat pemerintah juga. Bahkan kita bisa mengembalikan dana yang selama ini digunakan oleh Bank Banten,” jelas WH.

WH menambahkan, untuk menyehatkan Bank Banten secara menyeluruh dibutuhkan tiga hal langkah yang akan Pemprov lakukan, pertama permasalahan permodalan, kedua likuiditas dan ketiga manajemen.

Baca Juga..!!  KNPI Kota Cilegon : Kantor Syahbandar Banten Diduga Tutup Mata Aktivitas Bongkar Muat Batu Bara

“Segala upaya itu sudah Pemprov lakukan, seperti penambahan modal dari konversi Kasda serta right issue yang sedang dilakukan,” ujarnya.

Permasalahan likuiditas juga, lanjutnya, sedang dicarikan tambahannya, setelah Sinarmas sudah bersedia untuk membantu permodalan likuiditas sebesar Rp600 miliar yang dijanjikan, namun baru Rp200 miliar yang masuk. Sementara investor dari Bangkok Bank berencana memberikan dananya sebesar Rp1 triliun.

“Adapun terkait kredit macet sebesar Rp1,6 triliun, kami sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri agar bisa ikut turut membantu untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tuturnya.

Diakui WH, permasalahan manajemen juga akan menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan restrukturisasi, sehingga proses penyehatan yang dilakukan Pemprov bisa paripurna dan menyeluruh.

“Untuk proses penyehatan secara menyeluruh, restrukturisasi itu pasti ada dan akan kita lakukan itu. Bukan berarti ada yang ditendang, karena itu kesannya kami yang menendang. Tapi ini lebih kepada perbaikan menejemen,” tutupnya.

Di samping hal itu, WH juga tidak mau terburu-buru memindahkan kembali RKUD Pemprov Banten ke Bank Banten sebelum bank ini benar-benar sudah dikatakan sehat oleh OJK.

“Kita lihat dulu status dari OJK terhadap Bank Banten, apakah bank ini audah sehat apa belum. Info terakhir OJK merekomendasikan kepada BRI agar ada tim asistensi manajemen atau tekhnical manajemen yang ditugaskan untuk menelusuri, mencatat, merekam dan melihat apakah bank ini sudah layak dinyatakan sehat atau tidak, kita tunggu sampai tanggal 9 Januari nanti,” ucapnya.

Baca Juga..!!  Kedapatan Curi Motor Di Wilayah Serpong Tangerang, Satu Dari Dua Pelaku Di Dorr Polisi

Direktur Utama Bank Banten, Fahmi Bagus Mahesa dalam siaran persnya mengungkapkan, pihaknya mendapatkan dukungan dari WH selaku PSPT dalam penyehatan bank.

“Menanggapi pemberitaan terkait dengan pernyataan Pak Gubernur (WH), dapat kami sampaikan bahwa saat ini Bank Banten mendapatkan dukungan likuiditas dari beberapa institusi perbankan. Sebagaimana perbankan pada umumnya, dukungan penempatan dana dalam bentuk interbank call money atau instrumen keuangan lainnya oleh institusi perbankan merupakan salah satu komponen dalam bauran pendanaan bank. Demikian pula Bank Banten, dan tentunya hal tersebut akan membantu ketahanan likuiditas bank,” jelas Fahmi.

Dengan adanya komitmen penuh tersebut lanjut Fahami, mendapatkan tanggapan sangat baik dari publik. 

“Pak Gubernur, khususnya dengan partisipasi Pemprov Banten dalam PUT VI, tentunya hal tersebut berdampak signifikan terhadap ketahanan institusi Perseroan serta direspon positif oleh segenap nasabah dan mitra kerja Perseroan,” pungkasnya.(Nina)

Bagikan :

Baca Juga

Kompak, Polres dan Kodim 0603 Lebak Peringati Hari Kelahiran Pancasila

Berita

Kompak, Polres dan Kodim 0603 Lebak Peringati Hari Kelahiran Pancasila
Kurang Pengawasan, PT WKM Diduga Reklamasi Pantai Tanpa Ijin

Banten

Kurang Pengawasan, PT WKM Diduga Reklamasi Pantai Tanpa Ijin

Banten

543 KK Warga Desa Sentul Mendapatkan BST Tahap 8 Dari Kemensos
AKBP Komarudin : 2692 Personel Gabungan Akan Diturunkan Pada Pilkades Serentak Di 92 Desa Di Kab Tangerang

Tangerang

AKBP Komarudin : 2692 Personel Gabungan Akan Diturunkan Pada Pilkades Serentak Di 92 Desa Di Kab Tangerang

Serang

Sidang Kisruh Komisaris dan Direksi PT Kahayan Karyacon, Dolfie: Belum Ada Satu Kesaksian Pun yang Bisa Membuktikan Perbuatan Terdakwa
Kepala Subdivre Bulog Lebak, Meitha Novariani

Lebak

Bulog Lebak Gencar Operasi Pasar
Polsek Cisoka Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

Berita

Polsek Cisoka Bagikan Takjil Kepada Pengguna Jalan

Tangerang

Dandim 0510/Trs bersama 3 Pilar Polres dan Pemda kabupaten Tangerang Ajak Mahasiswa turut Perangi Covid 19