Home / Bekasi

Sabtu, 20 Februari 2021 - 11:14 WIB

Presidium Marhaen 98 Minta Kejari Kota Bekasi Usut Dugaan Oknum Pejabat Disdik Main Mata Menangkan Rekanan

Ket gambar
Atas 
Kejari Kota Bekasi
SUKARMAN SH MH

Bawah
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi 
INAYATULOH

Ket gambar Atas Kejari Kota Bekasi SUKARMAN SH MH Bawah Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi INAYATULOH

Suara45 | Bekasi – Presidium Marhaen 98 meminta Kejaksaan Negeri Kota Bekasi yang di pimpin Sukarman SH, MH untuk mengusut Pengadaan mebeler Kota Bekasi tahun Anggaran 2020 di Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Pasalnya, proyek itu dianggap pemborosan.

“Ada dugaan antara oknum dinas Pendidikan Kota Bekasi, dengan oknum DPRD Kota Bekasi, menyelundupkan mata anggaran yang tak mendesak, sehingga merugikan negara/daerah, guna meraih keuntungan pribadi?,”
kata juru bicara Presidium Marhaen 98, Sahat P Ricky Tambunan, dalam keterangannya berapa hari lalu.

Ricky mengatakan, pengadaan sistim E-Katalog tidak menjamin kualitas kegiatan dapat terhindar dari praktik dugaan korupsi. “Ada permainan antara 10 sampai 15 persen disana, antara dinas dan penyedia,” katanya.

Seharusnya, kata Ricky, pemerintah daerah bisa memprioritaskan mana yang urgen di masa pandemi Covid-19. Setidaknya, uang yang begitu besar untuk pengadaan mebeler itu dialokasikan ke penanganan Covid-19.
“Sekolahnya saja belum jelas kapan masuk nya, masa ini masih saja mau beli moubeler,” kata Ricky.

Baca Juga..!!  Oknum Pejabat ULP Kab Bekasi Ngantor Di Luar, KOMPI MENDUGA ADA KONSPIRASI TINGKAT TINGGI

Terpisah, saat di minta komentar nya, Jeni Basauli, SH, Direktur Pusat Studi Hukum dan Advokasi (PSHA) Bekasi mengatakan, dugaan mencari keuntungan pribadi tersebut seperti pada pengadaan moubeler di Dinas Pendidikan Kota Bekasi di tahun Anggaran 2020 yang mana dalam prosesnya sarat dengan rekayasa. Ujar nya

masih di katakan Jeni, “Nilai pengadaan mebeler sangat tinggi, hampir Rp 30 milliar lebih, dan itu sarat dengan rakayasa. Lagian apa urgensinya pengadaan mebeler ditengah Pandemi, toh proses belajar mengajar tatap muka berhenti,” tegas Jeni kepada suara 45

Baca Juga..!!  Perusahaan Lakukan Pelanggaran PEMKAB BEKASI DI DUGA "TUTUP MATA"

Selain itu, JB sapaan akrab Jeni menambahkan bahwa dirinya sangat mencurigai prihal proses pengadaan tersebut yang mana proses pengadaan melalui metode e Purchasing itu dalam prosesnya proyek tersebut hanya menguntungkan salah satu rekanan.

“Proses pengadaan tersebut urgensinya apa? Kami mensinyalir pengadaan tersebut hanya menguntungkan PT. DSP,” paparnya.

Selain itu, masih menurut Jeni, produk mebeler yang dimenangkan PT. DSP kualitas produknya juga kurang bagus.

“Tim kami melakukan investigasi, produknya juga kurang bagus,” ungkapnya Jeni.

Saat di konfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Inayatulah via WA tidak di jawab. (Hisar)

Bagikan :

Baca Juga

Pria Dibekasi Bunuh Diri, Tabrakan Diri Ke Truk

Bekasi

Pria Dibekasi Bunuh Diri, Tabrakan Diri Ke Truk
Kirim Surat Cinta, Kakek Dibekasi Cabuli Bocah Di Parkiran

Bekasi

Kirim Surat Cinta, Kakek Dibekasi Cabuli Bocah Di Parkiran

Bekasi

Rencana Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi, LAMI : Di Duga Beraroma KKN
Photo : Ergart Bustomy Ketua LSM KOMPI

Bekasi

Laporan Tidak Kunjung Di Respon Ergart Bustomi : KOMPI AKAN LAKUKAN AKSI TURUN KEJALAN
AMPHIBI : PLTSa SUMUR BATU KELUARKAN ASAP HITAM PEKAT

Bekasi

AMPHIBI : PLTSa SUMUR BATU KELUARKAN ASAP HITAM PEKAT

Bekasi

CISA dan DPC PA GMNI ADAKAN WEBINAR PRO – KONTRA REVISI UU PEMILU
Photo:(Bupati Bekasi,Eka Supria Atmaja)

Bekasi

DIDUGA BANYAKNYA BANGUNAN TANPA IMB, KOMPI MINTA BUPATI EVALUASI KINERJA DINAS TERKAIT
Photo : Praktisi Hukum, Dicky Ardi SH,MH

Bekasi

Mangkirnya Rahmat Effendi Pada Sidang Kedua Sengketa Gedung DPD Golkar Kota Bekasi, Ini Kata Praktisi Hukum Dicky Ardi