Home / Bekasi

Senin, 4 Januari 2021 - 18:39 WIB

Terkait Dugaan Mark-up Anggaran Pengadaan Alat Berat Rp 8,4 M, LAMI Dukung Kejari Bekasi Usut Tuntas

Suara45 | Bekasi – Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mendukung Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam mengungkap kasus dugaan mark up harga pengadaan alat berat buldozer bermerk Zoomlion type zd220s-3 sebanyak 3 unit tahun anggaran 2019 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi senilai Rp 8,4 Miliar.

Suganda koordinator LAMI saat di temui suara45.com (4/1) mengatakan dugaan aroma mark up harga sudah tercium lama, pasalnya harga pasaran satu buah buldozer bermerk zoomlion type zd220s-3 sekitar Rp. 1.5 milyar/unit sedangkan di pagu anggaran tender lelang pengadaan kendaraan alat berat Grader (Buldozer), penambahan dengan kode lelang 16971352 yang dikeluarkan dinas lingkungan hidup Rp 8.400.000.000 dan Nilai HPS Paket sebesar Rp 8.385.300.000 dan sebagai pemenang tender lelang Cipta Pirmindo Abadi.

“Selisih harganya dipertanyakan antara harga pasaran dan harga tender lelang” ucap Suganda kepada Suara45.

Dinas Lingkungan Hidup telah menetapkan Nilai HPS Paket sebesar Rp. 8.385.300.000, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perkiraan harga barangjasa yang ditetapkan oleh PPK pada pengadaan barang/jasa pemerintah setelah spesifikasi ditetapkan, ujarnya.

Baca Juga..!!  Modus Games Online, Pemuda Di Bekasi Ajak Anak Dibawah Umur Untuk Video Call Seks

Langkah berikutnya adalah menyusun harga perkiraan sendiri (HPS) yang akan digunakan dasar menilai kewajaran harga penawaran dari calon penyedia, papar Suganda.

Harga satuan pekerjaan (HSP) biaya yang dihitung dalam suatu analisis harga satuan suatu pekerjaan, yang terdiri atas biaya langsung (tenaga kerja, bahan, dan alat), dan biaya tidak langsung (biaya umum atau overhead, dan keuntungan) sebagai mata pembayaran suatu jenis pekerjaan tertentu, termasuk pajak-pajak.

Apabila HPS yang ditetapkan terlalu tinggi, terdapat kemungkinan terjadinya kerugian negara apabila pihak berwenang Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi menemukan adanya perbuatan melawan hukum baik yang disengaja maupun tidak disengaja, ucapnya.

Indikasi adanya penggelembungan harga atau mark up sangat mungkin terbukti apabila HPS yang ditetapkan melebihi harga pasar tanpa ada penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga..!!  Lama Menunggu, Dua Pembeli Di Pondok Gede Keroyok Tukang Pecel Lele

Suganda juga mengatakan, “LAMI akan kawal dan mendukung Kejari Negeri Kabupaten Bekasi untuk mengungkap kasus ini secara tuntas, dan LAMI berharap temuan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi terkait pengadaan alat berat ini dapat segera mempublikasikan secara terang benderang, agar tidak menjadi polemik dan pertanyaan besar di masyarakat. Ucap nya

Sebelumnya Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel), Lawberty Suseno mengungkapkan, kasus pengadaan alat berat tersebut merupakan temuan tim yang dipimpinnya. Dari temuan tersebut kemudian dipelajari dan ditelaah selama kurang lebih 3 bulan.

“Temuan ini hasil dari penyelidikan tim kami sendiri. Bukan laporan masyarakat ataupun laporan pihak lainnya. Kemudian sudah kami telaah selama 3 bulan dan hasilnya didapat dugaan adanya tindak pidana,” jelas Seno dalam acara Gathering dengan awak media di Gedung Kejari Cikarang Kabupaten Bekasi. (hisar)

Bagikan :

Baca Juga

AMPHIBI BEKASI RAYA JALIN KERJASAMA DENGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BEKASI UNTUK PENGHIJAUAN

Bekasi

AMPHIBI BEKASI RAYA JALIN KERJASAMA DENGAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA BEKASI UNTUK PENGHIJAUAN

Bekasi

Terkait Biaya Sertifikasi 250 Bidang Aset, BPN KAB Bekasi Di Duga Tidak Transparan
Jajakan Diri di Medsos, Wanita Bertubuh Tambun Ditangkap

Bekasi

Jajakan Diri di Medsos, Wanita Bertubuh Tambun Ditangkap
DPD IKM KOTA BEKASI BUKA DONASI PEDULI IKM WAMENA

Bekasi

DPD IKM KOTA BEKASI BUKA DONASI PEDULI IKM WAMENA

Bekasi

Imam, Tokoh Masyarakat Cibeurem Minta Bupati Bogor Dan Walikota Bekasi Jangan Tutupi Dugaan Pelanggaran Prokes

Bekasi

42 Tahun Di Bangun Terancam Roboh, Gedung SMPN 1 Cikbar Butuh Perhatian

Bekasi

Sudah Inkrah MA Lahan Milik Swasta, PEMKAB BEKASI KLAIM ASET MILIK NYA
Modus Games Online, Pemuda Di Bekasi Ajak Anak Dibawah Umur Untuk Video Call Seks

Bekasi

Modus Games Online, Pemuda Di Bekasi Ajak Anak Dibawah Umur Untuk Video Call Seks