Home / Serang

Minggu, 17 Januari 2021 - 13:09 WIB

Tidak Bisa Melunasi Biaya Persalinan, Warga Desa Gelam Ciruas Butuh Bantuan

Suara45 | Serang, Miris sekali karena kurang uang dan BPJS Nonaktif nasib warga miskin seperti yang dialami Jumriah (44) warga Kesampangan RT. 06 RW 04, Desa Gelam, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Pasalnya setelah melahirkan ia tidak bisa pulang begitu juga bayi kembarnya karena tidak bisa melunasi biaya persalinanya secara cesar sebesar Rp.14,6 juta di Rumah Sakit Ibunda.

“Saya sudah lima hari berada di Rumah Sakit, saya tidak bisa pulang bersama dengan bayi kembar saya, karena saya tidak bisa melunasi biaya persalinan sebesar Rp.14,6 juta,”ungkap Jumriah kepada media dengan mata berkaca – kaca. Sabtu, (16/1/2021) malam.

Jumriah menjelaskan, niat untuk membayar itu ada. Bahkan dari tunggakan sebesar Rp.17,6 juta pihaknya sudah mengangsur sebesar Rp.3.000.000. Namun karena posisinya saat ini tidak mempunyai uang lagi akhirnya pihak rumah sakit menahan dan terpaksa harus menginap kembali di Rumah Sakit tersebut.

“Pihak Rumah Sakit sudah memperbolehkan pulang, tapi karena saya tidak mempunyai uang untuk melunasi biaya persalinan niat untuk pulang itu gagal,”katanya.

Baca Juga..!!  Masyarakat Berikan Apresiasi kepada POLRI, TNI dan Pemerintah, Perjalanan Mudik Idul Fitri 2019 Lancar dan Aman

Jumriah menambahkan, suaminya saat ini tidak bekerja, sedangkan BPJS Kesehatan PBI yang diberikan oleh Pemerintah kini sudah tidak aktiv. Itu yang membuat ia dan suaminya menjadi pusing karena tidak ada biaya untuk biaya persalinanya.

“Suami saya semenjak pandemi covid – 19, kadang kerja kadang tidak di tambah BPJS Kesehatan PBI yang diberikan oleh pemerintah sudah tidak aktiv, saya bingung harus berbuat apa untuk melunaskan biaya persalinan ini,”isak Jumriah.

Ditempat yang sama Jumadi(18) putra sulung dari Jumriah mengaku sudah berupaya melakukan mediasi ke pihak Rumah Sakit. Namun upaya itu tidak ada titik temu karena pihak rumah sakit meminta agar melunasi biaya persalinan itu.

“Saya tidak tega melihat ibu saya, sehingga saya mendatangi pihak manajemen rumah sakit untuk bermediasi mencari solusi, tapi mediasi tersebut buntu karena rumah sakit
tetap mengharuskan untuk tetap melunasi biaya itu atau memberikan jaminan kepadanya berupa surat kendaraan dan unitnya, saya jadi bingung mas, sebab kalau motor itu jadi jaminan saya nanti bekerja pakai apa, karena motor itu satu – satunya kendaraan untuk mengais rejeki buat saya,”katanya.

Baca Juga..!!  Polda Banten Gelar Simulasi Penanganan Kebocoran Tabung Gas

“Saya berharap pihak rumah sakit tergugah hatinya dan segera memperbolehkan orang tua saya pulang dengan jaminan STNK saja jangan unitnya, karena kalau unitnya sebagai jaminan saya tidak bisa mencari uang untuk membayar tunggakan itu,”tukasnya

saat di konfirmasi Pihak RS. Ibunda melalui pesan whatsapp mengatakan bahwa sepengetahuannya belum bisa bayar, dan bilang nanti pada jam kerja dikarenakan lagi ada kegiatan pengajian.

“waalaikum salam setahu saya belum bisa bayar, nanti pada jam kerja, saya lagi ada pengajian” jelasnya

Saat tim media mencoba konfirmasi dengan kepala dinas kesehatan provinsi, kami (red) belum bisa mendapatkan keterangan sampai berita ini ditayangkan. (Nina)

Bagikan :

Baca Juga

Kusni, Ketua P3A Tirta Luhur : Perbaikan Koreksi Media sudah Dilaksanakan, Silahkan Uji Materi Lapangan.

Serang

Kusni, Ketua P3A Tirta Luhur : Perbaikan Koreksi Media sudah Dilaksanakan, Silahkan Uji Materi Lapangan.
63 Pasutri Di Kecamatan Kibin Kab Serang Ikuti Sidang Isbat Nikah Massal

Serang

63 Pasutri Di Kecamatan Kibin Kab Serang Ikuti Sidang Isbat Nikah Massal

Serang

Polres Kabupaten Serang Bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Deklarasikan Cinta Damai Tolak Anarkisme

Serang

Tim Advokasi Nasrul Ulum-Eki Baihaki (ASIK) Laporkan 19 Pelanggaran ke Bawaslu
Satbrimob Polda Banten Kawal Ketat Logistik Pemilu ke Gudang KPU Tigaraksa

Serang

Satbrimob Polda Banten Kawal Ketat Logistik Pemilu ke Gudang KPU Tigaraksa
Wujudkan Keamanan, Setiap Hari Ditsamapta Polda Banten lakukan Patroli

Serang

Wujudkan Keamanan, Setiap Hari Ditsamapta Polda Banten lakukan Patroli
H-3 Idul Fitri, Ditpamovit Polda Banten Perketat Pengawasan di Pusat Keramaian

Berita

H-3 Idul Fitri, Ditpamovit Polda Banten Perketat Pengawasan di Pusat Keramaian
Wakapolda Banten, Buka Pelatihan Pra Operasi Keselamatan Kalimaya 2019

Berita

Wakapolda Banten, Buka Pelatihan Pra Operasi Keselamatan Kalimaya 2019