in ,

Waduh, 144 Data Guru Honorer Di Banten Tidak Sesuai

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin

Suara45 | Serang– Pemerintah Provinsi Banten melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) melakukan verifikasi dan validasi data tenaga pengajar non Pegawai Negri Sipil (PNS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) negri di Banten. 

Validasi data tersebut dilakukan atas adanya dugaan Honorer Guru yang tidak sesuai dengan kriteria bahkan yang bersangkutan sudah tidak lagi bekerja sebagai tenaga pengajar di sekolah SMA/SMK Negri di Banten.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten, Komarudin mengakau setelah dilakukan penertiban (verifikasi dan validasi data) ditemukan ada sekitar 144 honoer yang tidak sesuai, jumlah tersebut kata dia tersebar diseluruh kabupaten kota di Banten.

“Sudah didata lagi, udah beres yang non PNS ada  sekitar 144 yang tidak sesuai, dari mana-mana semua sekolah,” Kata Komarudin Kepada Media, Kamis (30/1).

Komarudin juga mengakatan, yang tidak sesuai akan diberikan waktu untuk menyesuaikan dan menyelesaikan tahapan-tahapan, namun dirinya menegaskan setelah itu pihaknya akan melakukan penghapusan data terhadap tenaga honorer guru yang tidak bisa melengkapi data-datanya termasuk yang sudah tidak ada.

“Yang tidak sesuai akan disesuaikan, kalau tidak adak akan dicoret,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Yusuf mengatakan saat ini pihaknya masih memverifikasi, karena pada saat pengajuan dari sekolah tidak masuk di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten. Bahkan kata Yusuf hasil Verifikasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten akan dicocokan kembali dengan hasil verifikasi pihaknya di Dindikbud Banten.

“Masih diverifikasi, karena waktu pengajuan dari sekolah tidak masuk ke kita, itu hasil verifikasi BKD, kita cocokan kembali,” katanya kepada media.

Ditanya lebih jauh soal jumlah sekitar 144 guru Honorer yang tidak sesuai data. Yusuf mengatakan jumlah tersebut kalah dibandingkan dengan jumlah sekolah menengah yang ada di Provinsi Banten yang mencapai 240 sekolah.

Baca Juga..!!  Romdhani Anak Buruh Tani Jadi Bintara Polisi

“Itu bukan satu sekolah, masih banyak, Banten punya 240 Sekolah menengah negri, lebih banyak sekolah (Dibandingkan dengan jumlah honorer guru yang tidak sesuai data),” ujarnya

Meski demikian, saat ditanya terkait Guru honorer yang tidak sesuai itu akan dicoret Oleh pemerintah Provinsi Banten, Yusuf mealah akan membicarakan soal itu secara lintas intasi terkait. Namun ia berharap 144 guru Honorer mencari jalan terbaik karena masih ada waktu untuk melakukan Validasi data. “Nanti kita bicarakan lintas intansi, Harapan kita cari jalan terbaik,” tukasnya. (Nina)

Komentar
Nina Noviana

Written by Nina Noviana

Dikabarkan Hilang, Remaja Warga Pekon Gedung Jambu Ditemukan Sudah Meninggal Tenggelam Di Sungai Way Maja

Dikabarkan Hilang, Remaja Warga Pekon Gedung Jambu Kotaagung Ditemukan Sudah Meninggal

Lakukan Hal Tidak Senonoh Ke Anak Di Bawah Umur, Pria Asal Desa Tobat Balaraja Di Ciduk Polisi

Lakukan Hal Tidak Senonoh Ke Anak Di Bawah Umur, Pria Asal Desa Tobat Balaraja Di Ciduk Polisi